Breaking News:

Ketika Prabowo Ikut Selfie dengan Megawati dan Puan Maharani, Nyempil di Tengah-tengah

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan swafoto atau selfie bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPR Puan Maharani.

(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Prabowo Subianto tiba sebelum acara pelantikan presiden dan wakil presiden di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan swafoto atau selfie bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPR Puan Maharani.

Foto selfie tersebut kemudian dibagikan oleh Puan melalui akun Instagramnya, @puanmaharani, Jumat (25/10/2019).

Sandiaga: Masuknya Pak Prabowo ke Koalisi Jokowi Cerminkan 3 Hal yang Pernah Disampaikannya

Dalam unggahan tersebut Puan dan Megawati berasa di depan, sementara Prabowo terlihat berada di belakang dan mengambil posisi di tengah-tengah kedua perempuan tersebut.

Puan yang mengenakan batik warna gelap tampak tersenyum ke arah kamera.

Begitu pula Megawati yang terlihat tersenyum ke arah kamera.

Pesan Puan Maharani jika Prabowo Benar akan Dilantik Jadi Menhan

Sementara Prabowo yang mengenakan setelan jas dan peci tak memperlihatkan raut wajah yang serius.

Tak diketahui kapan dan di mana foto selfie tersebut diambil.

Sementara dalam keterangan unggahannya, Puan mengucapkan selamat kepada Prabowo yang telah menjadi Menteri Pertahanan periode 209-2024.

Puan mengucapkan selamat bekerja pada Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.

Sebut Prabowo Lebih Cocok Jadi Menko Polhukam, Pengamat Ungkap 4 Hal Kontroversial dari Sosoknya

"Selamat bekerja Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2019 - 2024, untuk Indonesia Maju," tulis Puan.

Ketika Prabowo Berbisik pada Trenggono yang Resmi Dilantik Jadi Wamen, Dibalas dengan Anggukan

Alasan Jokowi Pilih Prabowo sebagai Menteri

Diberitakan Kompas.com, Presiden Joko Widodo mengungkap alasan mengapa memilih rivalnya di pilpres 2014 dan 2019, Prabowo Subianto, sebagai Menteri Pertahanan.

"Kita ini pengin membangun sebuah demokrasi gotong royong," kata Jokowi saat berbincang dengan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Jokowi menjelaskan, di Indonesia tidak ada yang namanya oposisi seperti di negara lain.

Prabowo Jadi Menhan, PAN: Semoga Bisa Perkuat Pertahanan seperti yang Disampaikan di Debat Pilpres

Demokrasi Indonesia adalah demokrasi gotong royong.

Oleh karena itu, Jokowi tidak masalah rivalnya masuk kabinet.

Selain Prabowo, ada Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo yang menjadi menteri kelautan dan perikanan.

"Kalau itu baik untuk negara, baik untuk bangsa, kenapa tidak," kata dia.

Jokowi menyebut Indonesia memang masih menuju pada sebuah proses demokrasi bernegara.

Sosok Wahyu Trenggono yang Jadi Wamenhan Dampingi Prabowo, Pernah Jual Kambing untuk Kuliah

Namun ia melihat proses tersebut sudah menuju sebuah koridor yang semakin baik ke depan.

Lalu, kenapa Menhan yang diberikan ke Prabowo? Jokowi mengaku mempertimbangkan rekam jejak Prabowo selama berkarir di TNI.

"Ya memang pengalaman beliau besar, beliau ada di situ," kata dia.

Pengamat: Presiden Beri Penghormatan kepada Musuh yang Terluka

Pengamat Militer dan Pertahanan Connie Rahakundini Bakrie menyebut keputusan Jokowi menjadi Prabowo sebagai Menhan menimbulkan kesan tertentu.

Jokowi Tunjuk Prabowo Jadi Menteri, Pengamat: Presiden Beri Penghormatan kepada Musuh yang Terluka

Connie menyebut Jokowi seolah sedang memberikan penghormatan pada rivalnya di Pilpres 2019 lalu.

Seperi diketahui, Jokowi sempat bertarung dengan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut disampaikan Connie dalam acara 'KOMPAS PETANG' yang diunggah kanal YouTube KOMPASTV, Kamis (24/10/2019).

Connie menyatakan sangat mengapresiasi langkah Jokowi mengangkat Prabowo menjadi Menhan

Kata Sri Mulyani yang Kini Satu Tim dengan Prabowo yang Pernah Menyebutnya Menteri Pencetak Utang

"Yang kita baca pertama kita apresiasi presiden, menurut saya presiden itu melakukan apa yang disebut penghormatan kepada musuh yang terluka," ucap Connie.

"Jadi kita itu apresiasi," imbuhnya.

Connie menilai, Prabowo dapat memanfaatkan posisi sebagai Menhan untuk meluruskan kabar-kabar miring yang ditujukan kepadanya.

"Jadi menurut saya itu adalah kesempatan untuk Pak Prabowo," ujar Connie.

"Menurut saya banyak hal yang harus diselesaikan oleh Pak Prabowo dan ini lah kesempatannya."

Prabowo Jadi Calon Menteri, Relawan Jokowi: Jangan Khianati Presiden

Ia lantas menyinggung isu yang menyebut Prabowo sebagai radikalis dan pelanggar hak asasi manusia (HAM).

"Misalnya pembuktian bahwa Beliau dianggap sebagai radikalis, ini kan membuktikan bahwa 'Saya akan bisa membuktikan bahwa saya tidak terlibat radikalis'," kata Connie.

"Membuktikan bahwa di tahun 1998 dia bukan pelanggar HAM atau apapun."

Ia menyebut selama menjabat sebagai Menhan Prabowo harus membuktikan bahwa tuduhan tersebut tidak tepat.

"Harus ada pembuktian bahwa Beliau tidak melanggar HAM," tutur Connie.

Sebut Relawan Kecewa dengan Keputusan Prabowo, Gerindra Singgung Pemilihan Anies saat Pilkada DKI

Connie kembali menyinggung tentang tuduhan yang diarahkan publik kepada Prabowo.

"Apalagi Beliau dianggap tidak bisa bekerja sama atau secara manajemen agak lemah," terang Connie.

"Dibuktikan dia harus bisa merubah sehingga bisa melakukan kerja sama antara kementerian lembaga."

(TribunPapua.com)

Penulis: Astini Mega Sari
Editor: mohamad yoenus
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved