Pemekaran Papua

Jokowi: Pemekaran Papua Itu Aspirasi dari Bawah, Bukan Saya yang Memerintahkan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bukan dirinya yang menawarkan pemekaran wilayah di Papua.

Jokowi: Pemekaran Papua Itu Aspirasi dari Bawah, Bukan Saya yang Memerintahkan
Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden
Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Papua 

Selama keputusan belum dibuat, Jokowi mengaku selalu terbuka dengan semua pendapat.

Kekhawatiran Ketua DPR Papua soal Rencana Pemerintah untuk Pemekaran Tanah Papua

"Dalam sebuah negara besar apalagi dalam forum besar seperti di Papua, ya dalam negara demokrasi ini perbedaan-perbedaan kan biasa. Tapi yang paling penting, apa yang baik buat negara akan saya putuskan," kata dia.

Menteri Dalam Negeri ( Mendagri) Tito Karnavian sebelumnya menyebutkan ada dua aspirasi yang masuk untuk pemekaran wilayah Papua, yakni di kawasan Papua Selatan dan Papua Pegunungan.

Namun dari kedua kawasan itu, yang sudah siap menjadikan provinsi baru adalah Papua Selatan.

Menguatnya Rencana Pemerintah untuk Pemekaran Tanah Papua

Hal tersebut merupakan hasil kunjungan yang dilakukan Tito bersama Presiden Jokowi belum lama ini ke Papua.

"Pemerintah pusat kemungkinan mengakomodir hanya penambahan 2 provinsi. Ini yang sedang kami jajaki. Yang jelas, Papua Selatan sudah oke," kata Tito.

Beberapa wilayah di Papua Selatan yang akan masuk ke provinsi baru tersebut antara lain Kabupaten Mappi, Boven Digoel, Asmat, dan Merauke.

(Kompas.com/Ihsanuddin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Presiden Jokowi: Bukan Saya yang Perintahkan Pemekaran Papua

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved