Kerusuhan di Papua

Kapolda Minta Semua Pihak Berhenti Sebar Berita Hoaks soal Papua: Kita Mau Hidup Nyaman

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw meminta semua pihak untuk berhenti menyebarkan berita bohong yang dapat kembali membuat situasi Papua panas.

Kapolda Minta Semua Pihak Berhenti Sebar Berita Hoaks soal Papua: Kita Mau Hidup Nyaman
Tribunnews.com
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw meminta masyarakat tidak lagi eksodus meninggalkan Wamena, dan bagi yang sudah mengungsi untuk kembali. Karena situasi Wamena serta Jayawijaya secara umum sudah kondusif. 

TRIBUNPAPUA.COM - Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw memastikan warga pendatang yang sempat mengungsi akibat dari kerusuhan Papua telah mulai datang kembali.

Namun hingga kini, masih terdapat berita bohong (hoaks) yang mempengaruhi masyarakat.

Majelis Rakyat Papua: Keliru kalau Sekarang Pejabat-pejabat setelah 2 Periode Lalu Bicara Pemekaran

"Sudah (kembali). Aktivitas ekonomi udah jalan, ada hoaks yang memengaruhi masih ada dan terus kami tangani," kata Paulus saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Paulus meminta semua pihak untuk berhenti menyebarkan berita bohong yang dapat kembali membuat situasi panas.

Ia mengharapkan, semua pihak untuk menjaga kondusifitas.

"Stop lah memberikan pemberitaan membohongi rakyat, mengintimidasi rakyat, baik kekerasan-kekerasan. Kita mau hidup nyaman," katanya.

Jokowi Cerita Kunjungannya ke Papua saat Bertemu PM Australia: Keamanan yang Sudah Pulih akan Dijaga

Di sisi lain, pihaknya akan menindak tegas bagi kelompok yang menjadi aktor adanya kekerasan di Papua.

Begitu juga pihak yang menyebarkan berita bohong mengenai kondisi Papua.

"Beberapa kelompok yang memang menenggarai jadi aktor daripada kekerasan kita tetap ungkap mereka termasuk berita bohong itu. Kita tangkap dan ungkap," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Igman Ibrahim)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Warga Pendatang Mulai Kembali, Tapi Bahaya Hoax Masih Bertebaran di Papua

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved