5 Fakta Wiranto Gugat Bambang Sujagad Rp 44,9 M: Uang Titipan hingga Tak terkait Hanura

Mantan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto menggugat Bambang Sujagad Susanto.

TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Wiranto 

Sidang kembali dilanjutkan pada 10 Oktober dengan agenda pemanggilan tergugat. Setelah itu dilanjutkan dengan mediasi pada 31 Oktober 2019.

Sepuluh petitum

Melalui kuasa hukumnya, Wiranto mengajukan sepuluh petitum di dalam gugatan yang diajukan terhadap Bambang Sujagad.

Pertama, menerima dan mengabulkan gugatan penggugat sepenuhnya.

Kedua, menyatakan Tergugat melakukan wanprestasi/ingkar janji/cedera janji, dengan tidak melaksanakan dan menaati isi surat perjanjian tertanggal 24 November 2009 tentang penitipan dana sebesar 2.310.000 dolar Singapura.

Selanjutnya, menyatakan sah dan mempunyai kekuatan hukum mengikat surat perjanjian tertanggal 24 November 2009 tentang penitipan dana sebesar 2.310.000 dolar Singapura yang ditandatangani oleh penggugat dan tergugat.

Keempat, memerintahkan Tergugat untuk mengembalikan dana sebesar 2.310.000 dollar Singapura yang ekuivalen Rp 23.663.640.000 kepada penggugat.

Kelima, Wiranto juga meminta agar Tergugat dihukum untuk membayar kerugian yang telah dikeluarkan penggugat yang totalnya mencapai Rp 2,8 miliar.

Hanura Tanya Uang Rp 44,9 Miliar yang Dipermasalahkan Wiranto ke Bambang Sujagad: Kenapa Dititipkan?

Keenam, menghukum Tergugat untuk membayar bunga yang dihitung sejak tanggal 24 November 2009 hingga tanggal gugata a quo diajukan yaitu sebesar Rp 18.509.699.208.

Ketujuh, menyatakan sah dan berharga sita jaminan yang telah diletakkan dalam perkara ini.

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved