Ditangani 4 Dokter Spesialis, Bayi Mizyan Kemungkinan Idap Dermatitis Seboroik

Sejak dirujuk ke RSUD Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara kondisi bayi Mizyan Haziq Abdillah yang baru berusia 6 bulan berangsur mulai membaik.

Ditangani 4 Dokter Spesialis, Bayi Mizyan Kemungkinan Idap Dermatitis Seboroik
Kompas.com/Dok. Istimewa
Mizyan Haziq Abdillah, bayi berusia 6 bulan dari wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan ini menderita penyakit, kulitnya mengeras seperti plastik kemudian pecah dan mengelupas. 

“Kemungkinan bayi ini menderita dermatitis seboroik, itu berdasarkan hasil penelitian patologi anatomi,” ujarnya.

Dulman menambahkan, dermatitis seboroik merupakan gangguan kulit yang menyebabkan kulit bersisik, berketombe, dan berwarna kemerahan.

Dermatitis seboroik  yang menimpa bayi Mizyan  menurutnya tidak asing bagi dunia kedokteran, namun untuk Kabupaten Nunukan ini merupakan kasus pertama kali ditemui.

Seusai Lahirkan Bayi di Kamar Mandi, Ibu Ini Tega Masukkan Buah Hati ke Mesin Cuci Majikan

Belum bisa dipastikan apa yang menyebabkan dermatitis seboroik  pada bayi Mizyan.  

Menurut Dulman butuh analisa lebih lanjut terkait dermatitis seboroik  yang menimpa bayi Mizyan.

“Munculnya bisa karena faktor auto imun, higienitas yang buruk atau kadang  jamur. Banyak faktornnya, kita masih lakukan pemeriksaan lanjutan,” ucapnya.

Untuk menangani penderitaan bayi Mizyan, langkah pertama yang diambil oleh tim dokter adalah memberikan obat sejenis salep agar kondisi kulit yang mengerng dan mengeras  bisa terkelupas.

“Dokter spesialis kulit sudah memberikan lotion dan salep untuk membuat keral pada kulit bisa terkelupas,” ujar Dulman.

Ibu Buang Bayi di Pejagalan, sang Suami Sebut Istrinya Sakit Kepala saat Dengar Anak Menangis

Sementara, dokter anak juga telah memberikan antibiotik dan mengatur nutrisi dan cairan untuk bayi Mizyan.

Bahkan, dokter mata juga telah melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan mata bayi Mizyan agar tidak terjadi keratitis pada kornea matanya bayi.

Halaman
123
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved