Pemekaran Papua

Sebut Pemekaran Papua dari Awal Sudah Salah Kaprah, Ini Kata Wagub Papua Klemen Tinal

Menanggapi usulan pemekaran di Papua, Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal menilai hal tersebut bisa saja dilakukan.

Sebut Pemekaran Papua dari Awal Sudah Salah Kaprah, Ini Kata Wagub Papua Klemen Tinal
www.papua.go.id
Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal Ajak Pemda Pasang Alat Pemantau Pajak Online. 

TRIBUNPAPUA.COM - Menanggapi usulan pemekaran di Papua, Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal menilai hal tersebut bisa saja dilakukan.

Namun, ia mengingatkan bahwa selama ini pemekaran kabupaten di Papua selalu dilakukan dengan prosedur yang tidak tepat.

Papua Segera Dimekarkan, Wagub Jabar: Kami Orang Jawa Barat Merasa Cemburu

"Tidak ada masalah, mekarkan saja semua, kan dari awalnya sudah anomali," ujar Klemen usai melakukan pertemuan dengan Komisi I DPR RI, di kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Jumat (8/11/2019).

"Saya bilang, dari awal sudah salah kaprah."

Dalam pertemuan tersebut ia mencontohkan adanya pemekaran kabupaten di wilayah pegunungan Papua yang tidak wajar.

Mewanti-wanti soal Pemekaran Papua, Gubernur Lemhanas: Jangan Bertindak seperti Kolonial

Klemen menyebut, jumlah penduduk di kabupaten induk sebelum dimekarkan sebanyak 250.000 jiwa.

Namun, saat dimekarkan menjadi lima kabupaten, jumlah penduduknya ketika ditotal melebih angka sebelumnya.

"Sekarang yang penting orang Papua senang tidak," kata Klemen.

"Dari awal kita sudah salah, selama orang Papua senang kasih saja, mau 10 provinsi kasih saja."

Majelis Rakyat Papua: Keliru kalau Sekarang Pejabat-pejabat setelah 2 Periode Lalu Bicara Pemekaran

Sebelumnya Majelis Rakyat Papua (MRP) menilai aspirasi pemekaran bukan berasal dari masyarakat.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved