Terpaksa Kuliah Jurusan Hukum, Hotman Paris Sempat Frustasi: Nangis Tiap Pagi Sambil Cuci Piring

Pengacara kondang Hotman Paris mengungkapkan bahwa pada awalnya dirinya terpaksa masuk jurusan hukum dan menjadi pengacara.

Terpaksa Kuliah Jurusan Hukum, Hotman Paris Sempat Frustasi: Nangis Tiap Pagi Sambil Cuci Piring
Instagram/Hotman Paris
Pengacara kondang, Hotman Paris 

Hal itu membuat Hotman makin terpuruk hingga pernah berkeinginan mengakhiri hidup.

"Akhirnya karena enggak kuat lagi, di rumah kakak saya di Sunter, saya hampir minum racun serangga," kata Hotman mengakui.

"Tapi pas baru saya mau minum, di depan rumah ada tukang becak main gaplek sambil ketawa-ketawa."

Niat untuk mengakhiri hidup itu akhirnya tak terwujud.

Biasa Tampil Mewah, Hotman Paris Akui Punya Dompet Murah yang Dibeli Pinggir Jalan, Berapa Harganya?

Tukan becak tersebut membuat Hotman tersadar bahwa dirinya juga bisa hidup bahagia dengan keterampilan yang ia miliki.

"Akhirnya gue lempar itu (racun serangga-red) dan gue mulai hidup yang baru," tutur Hotman.

Setelah itu, Hotman yang bangkit akhirnya memutuskan untuk melamar di kantor hukum milik ayah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem makarim, Nono Anwar Makarim.

"Langung gue lamar ke bapaknya Nadhiem Makarim, Nono Anwar Makarim yang lulusan Harvard, tapi surat rekomendasi dari Prof Subekti sudah habis buat Bank Indonesia. Daripada gue ke Bandung, gue palsukan tanda tangan Prof Bekti," kata Hotman sembari tertawa kecil.

"Nggak nyampe dua hari gue diterima," ucapnya.

Balas Godaan Hotman Paris, Nikita Mirzani Keceplosan soal Artis Bekas sang Pengacara

"Jadi kalau abang masih bisa hidup sampai saat ini, itu gara-gara tukang becak yang tadi ketwa-ketawa ya?" timbapl Melaney Ricardo.

"Benar. Aku suka mengamatai kehidupan, termasuk tukang becak," pungkas Hotman.

Lihat videonya berikut ini:

(TribunPapua.com)

Penulis: Astini Mega Sari
Editor: mohamad yoenus
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved