Breaking News:

Polisi Ungkap Hasil Tes Urine Pilot Batik Air yang Pesawatnya Mendarat Darurat di Kupang

Polisi telah memeriksa urine Djarot Harnanto, pilot pesawat Batik Air yang pingsan dalam penerbangan Jakarta ke Kupang, Senin (18/11/2019).

(Kompas.com/Handout)
Pilot Batik Air seri A-320 dengan nomor penerbangan ID-6548, saat dievakuasi beberapa saat setelah mendarat di Bandara El Tari Kupang, Minggu (17/11/2019) 

TRIBUNPAPUA.COM - Aparat Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) telah memeriksa urine Djarot Harnanto, pilot pesawat Batik Air yang pingsan dalam penerbangan Jakarta ke Kupang, Senin (18/11/2019).

"Pemeriksaannya tadi malam dan hasilnya negatif," ujar Kepala Bidang Humas Polda NTT AKBP Yohanes Bangun, kepada Kompas.com, Senin.

Menurut Yohanes, pemeriksaan dilakukan oleh tim Direktorat Reserse Narkoba Polda NTT beserta tim medis dari Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang.

 

3 Fakta Pesawat Batik Air Mendarat Darurat di Kupang karena Pilot Sakit, Pusing Berat hingga Lemas

Tes urine tersebut dilakukan pada Minggu kemarin, ketika Kapolda NTT Irjen Hamidin bersama pejabat utama Polda NTT menjenguk kapten Djarot Harnanto di Rumah Sakit Siloam Kupang.

Hamidin tiba di RSU Siloam Kupang sekitar pukul 22.15 WITA dan langsung masuk ke lantai 5 RSU Siloam Kupang.

Kepala Rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang, Kompol Hery dan tim medis ikut mendampingi Kapolda NTT.

Hamidin berada di kamar perawatan sekitar 15 menit.

Sesaat setelah Kapolda berada di ruang perawatan, sejumlah anggota Bidang Dokkes Polda NTT dan Dit Resnarkoba Polda NTT pun ikut masuk ke ruang perawatan.

Saat Hamidin menjenguk, pilot sedang beristrahat dan tidur.

Hamidin hanya berkomunikasi dengan copilot yang menjaga pilot.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved