Breaking News:

Fahri Hamzah Minta Pemerintah Tegas soal Ahok di BUMN: Resiko Politiknya akan Diterima oleh Jokowi

Fahri Hamzah memberikan berkomentar terkait rencana mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok untuk menjadi bos BUMN.

KOMPAS.COM/NABILLA TASHANDRA
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/3/2017). 

TRIBUNPAPUA.COM - Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah memberikan berkomentar terkait rencana mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok untuk menjadi bos BUMN. 

Hal itu disampaikan Fahri dalam program Aiman Witjaksono di KompasTV, Senin (18/9/2019) malam. 

Ralat Pernyataannya, Jubir Presiden Sebut Ahok Tak Harus Mundur dari PDIP jika Masuk BUMN

Dalam keterangannya kepada Aiman, secara talenta dan sisi profesionalisme, Fahri Hamzah mendukung Ahok untuk masuk ke BUMN. 

"Kalau soal talenta, saya mengatakan BUMN itu memerlukan saudara Ahok," kata politikus Partai Gelora ini. 

Ahok diperlukan, lanjut Fahri, karena BUMN membutuhkan sosok yang tegas dan keras. 

"Karena ada beberapa institusi di BUMN itu yang memerlukan orang keras, orang tegas," ujar dia. 

Meski demikian, Fahri Hamzah meminta pemerintah secara jelas menyampaikan posisi hukum Ahok. 

Jika memang secara undang-undang Ahok diperbolehkan untuk menjabat di BUMN, Fahri meminta pemerintah terbuka dan membela keputusan memilih Ahok. 

Presiden atau Menteri BUMN pun harus siap menerima resiko berupa kritik dari pihak yang tidak sepakat dengan penunjukkan Ahok. 

"Resiko politiknya akan diterima oleh Presiden, resiko politiknya akan diterima oleh menteri BUMN. Tidak populer. Dikritik orang. Itu memang resiko hari hari politisi," ujar Fahri. 

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved