Breaking News:

Puji Kinerja Ahok yang akan Masuk di BUMN, Boni Hargens: Saya Kira Seluruh Dunia Tahu Ahok

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hampir dipastikan bergabung di sebuah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

TRIBUNJATIM.COM
Mengenai adanya kelompok yang tidak ingin Ahok menjadi pemimpin perusahaan BUMN, Buya Syafii mengimbau untuk jangan mendengar penolakan kelompok itu. 

TRIBUNPAPUA.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)  hampir dipastikan bergabung di sebuah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Beragam komentar dan tanggapan baik dukungan maupun penolakan mencuat di permukaan.

Satu di antaranya adalah pengamat politik, Boni Hargens.

Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), Boni Hargens.
Boni Hargens. (Chaerul Umam/Tribunnews.com)

Mengutip tayangan program Layar Demokrasi yang diunggah di kanal Youtube CNN Indonesia, Boni Hargens menyebut Pertamina merupakan satu BUMN terbesar dan memiliki banyak masalah.

"Pertamina ini satu BUMN terbesar dan punya masalah paling banyak. Ada korupsi, rumitnya birokrasi, keuntungan yang diperoleh negara dari seluruh aktivitas Pertamina, sampai hari ini masih memprihatinkan," ucapnya.

Boni Hargens menilai Pertamina membutuhkan figur penerobos.

"Orang yang datang untuk membawa gebrakan, mereformasi secara total, baik dari aspek kultur institusinya maupun kinerja induvidu-individu di dalamnya," ucapnya.

Merasa Kasihan dengan Ahok yang akan Masuk ke BUMN, Fahri Hamzah Sindir Jokowi: Kalau Dia Berani

Menurutnya, hal tersebut akan berkorelasi dengan hasil akhir kinerja institusi.

Boni Hargens juga mengungkapkan, Ahok memiliki kompetensi yang dibutuhkan Pertamina.

"Pertamina membutuhkan orang yang punya kompetensi, integritas, yang betul-betul bekerja dan tidak punya bakat untuk korupsi, dan semua unsur itu sejauh ini ada pada pribadi Ahok," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved