Penjelasan Wali Kota soal Beredarnya Isu Perairan Jayapura Tercemar Limbah Merkuri dari Papua Nugini

Beberapa hari terkahir, warga Kota Jayapura, Papua, diresahkan dengan isu laut di Jayapura tercemar limbah merkuri dari Provinsi Madang, Papua Nugini

Penjelasan Wali Kota soal Beredarnya Isu Perairan Jayapura Tercemar Limbah Merkuri dari Papua Nugini
(KOMPAS.com/GHINAN SALMAN)
Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano memberikan keterangan kepada awak media usai menjenguk Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang tengah dirawat di ruang rawat inap Graha Amerta RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (2/7/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM - Beberapa hari terkahir, warga Kota Jayapura, Papua, diresahkan dengan isu laut di Jayapura tercemar limbah merkuri dari Provinsi Madang, Papua Nugini (PNG).

Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano mengaku telah mengambil tindakan untuk bisa meredam keresahan warganya.

"Saya dengan cepat mengambil langkah mengirim Kepala DKP dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup untuk mengambil sampel air dan ikan," ujar Mano di Jayapura, Kamis (21/11/2019).

Wali Kota Pastikan Kondisi Jayapura Aman Jelang HUT OPM 1 Desember: Tak Ada Kegiatan Melawan NKRI

Mano memastikan bahwa isu yang menyebutkan bahwa perairan di wilayah utara Papua telah tercemar limbah merkuri, sebagai isu yang tidak benar.

Ia pun meminta warganya untuk tidak mudah percaya atas informasi yang sumbernya tidak jelas.

"Dinyatakan bahwa air dan ikan di Jayapura tidak terkontaminasi dengan limbah tersebut. Warga Kota Jayapura dapat mengonsumsi ikan laut," kata Mano.

Kepada Jokowi, Stafsus Presiden Billy Mambrasar: Pak Mari Kita Bangun Indonesia dari Papua

Sebelumnya beredar kabar bahwa perairan di wilayah utara Papua tercemar limbah merkuri yang tumpah di perairan Madang, PNG.

Limbah tersebut tumpah dari sebuah kapal milik perusahaan asal Tiongkok pada Agaustus 2019.

(Kompas.com/Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Wali Kota Pastikan Perairan Jayapura Tak Tercemar Limbah Merkuri dari PNG

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved