Pemekaran Papua

Sebut Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat, Bupati Asmat: Kami Sangat Setuju

Bupati Asmat Elisa Kambu mengatakan, pemekaran Provinsi Papua Selatan merupakan aspirasi dari masyarakat setempat.

Sebut Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat, Bupati Asmat: Kami Sangat Setuju
KOMPAS.COM/AMBARANIE NADIA KEMALA MOVANITA
Bupati Asmat Elisa Kambu saat ditemui di Polres Asmat, Papua, Sabtu (31/8/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM - Bupati Asmat Elisa Kambu mengatakan, pemekaran Provinsi Papua Selatan merupakan aspirasi dari masyarakat setempat.

Menurut Elisa, aspirasi masyarakat soal pemekaran Provinsi Papua Selatan sudah sejak 2007 lalu.

Hanya saja, usulan itu tertunda karena adanya moratorium.

Soal Ada Masyarakat yang Tolak Pemekaran Papua, Irma Suryani: Presiden Tak Bisa Puaskan Semuanya

"Prinsipnya kita ini kan sebagai kepala daerah punya kewajiban untuk meneruskan aspirasi masyarakat. Jadi Asmat sangat setuju pemekaran Provinsi Papua Selatan," kata Elisa, Jumat (22/11/2019).

Bagi Elisa, pemekaran provinsi merupakan solusi percepatan pemerataan pembangunan.

Sebab, apabila Provinsi Papua tidak dimekarkan, maka pembangunan akan terlambat.

Menurut dia, dengan jumlah 29 kabupaten/kota di Papua, tidak cukup selama 5 atau 10 tahun bagi seorang gubernur mempercepat proses pembangunan.

Papua Segera Dimekarkan, Wagub Jabar: Kami Orang Jawa Barat Merasa Cemburu

"Pemekaran ini kan kalau kita lihat upaya untuk pemerataan pembangunan itu bisa cepat," ujar Elisa.

"Kalau kita Papua ini masih tetap satu, ya sama saja. Gubernur ganti gubernur, tetap begitu saja."

Sebagai bentuk dukungan, menurut Elisa, pihaknya sudah membentuk tim yang akan membawa dokumen aspirasi persetujuan provinsi baru tersebut.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved