Seusai Staf Khusus Presiden, Kini Ada Penunjukan 8 Staf Khusus Wakil Presiden

Juru Bicara Wakil Presiden Masduki Baidlowi memastikan, pemilihan 8 staf khusus Wakil Presiden tidak berdasarkan campur tangan Presiden Joko Widodo.

Seusai Staf Khusus Presiden, Kini Ada Penunjukan 8 Staf Khusus Wakil Presiden
Imanuel Nicolas Manafe/Tribunnews.com
KH Maruf Amin 

TRIBUNPAPUA.COM - Juru Bicara Wakil Presiden Masduki Baidlowi memastikan, pemilihan 8 staf khusus Wakil Presiden tidak berdasarkan campur tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Tidak (ada campur tangan Presiden). Presiden sepenuhnya memberikan kewenangan soal ini kepada Wakil Presiden, dan relatif cukup cepat, begitu diajukan saya kira tidak lebih dari seminggu SK sudah turun," kata Masduki di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2019).

Jadi Staf Khusus Presiden Jokowi, Berapa Besar Gaji yang Bakal Diterima 7 Milenial Ini?

Masduki mengatakan, proses seleksi dan pemilihan staf khusus tersebut dilakukan oleh Wapres Ma'ruf Amin sendiri yang dikonsultasikan kepada sejumlah pihak, antara lain Sekretariat Wakil Presiden.

Adapun 8 staf khusus tersebut didominasi dari kalangan Nahdatul Ulama (NU) dengan latar bidang yang berbeda-beda.

Mereka adalah mantan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, Staf khusus sejak era Wapres Jusuf Kalla yang akan membidangi masalah hukum, Satya Arinanto.

Kemudian mantan staf khusus Kementerian Pertanian Sukriansyah S Latief, Direktur LPPOM Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lukmanul Hakim, Ketua Harian PBNU Muhammad Imam Aziz, Ketua Harian PBNU Robikin Emhas.

Selanjutnya Masduki Baidlowi dan Guru Besar Hukum Islam UIN Jakarta Masykuri Abdillah.

"Mereka mulai bertugas dari hari ini dan disepakati setiap Selasa siang ada rapat koordinasi dan sebelumnya pada rapat itu selalu ada isu-isu strategis yang dibahas," kata dia.

Staf Khusus

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengumumkan 8 staf khusus yang akan membantunya dari beberapa bidang.

Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved