Pemekaran Papua

Wapres Ma'ruf Amin: Rencana Pemekaran Papua Bukan Hal Baru, Sudah Lama, Hanya Belum Direalisasikan

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebutkan, perlu ada dialog dan kesepakatan terkait dengan rencana pemekaran Papua.

Wapres Ma'ruf Amin: Rencana Pemekaran Papua Bukan Hal Baru, Sudah Lama, Hanya Belum Direalisasikan
Tribunnews.com/Rina Ayu
Wapres RI Ma'ruf Amin 

TRIBUNPAPUA.COM - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebutkan, perlu ada dialog dan kesepakatan terkait dengan rencana pemekaran Papua.

Majelis Rakyat Papua (MRP), dikatakannya, juga meminta berkonsultasi dengan pemerintah terhadap terkait itu.

Percepat Pembentukan Provinsi Baru, 4 Kabupaten Bentuk Tim Pemekaran Papua Selatan

"Prinsip yang dianut pemerintah tetap, pemekaran itu moratorium. Tidak ada pemekaran," kata Ma'ruf usai bertemu dengan MRP di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (27/11/2019).

"Ini (rencana pemekaran Papua) bukan baru, sudah lama, yang belum direalisasikan. Karena itu perlu ada dialog kesepakatan."

Ma'ruf mengatakan, dialog dan negosiasi tentang pemekaran Papua ini diperlukan mengingat saat ini sedang ada moratorium terhadap pemekaran daerah.

Majelis Rakyat Papua: Hari Ini Pemekaran Diramaikan oleh Para Elit, Bukan Orang di Level Akar Rumput

Dengan demikian, apabila ada satu daerah yang melakukan pemekaran, maka dipastikan daerah lainnya akan meminta hal yang sama.

"Sebab nanti daerah lain minta. Lebih dari 300 daerah yang ingin dimekarkan. Wah itu masalah kalau satu dibuka, membuka yang lain menuntut juga," kata Ma'ruf.

Sebelumnya, Ketua Pokja Adat MRP Demas Tokoro mengatakan, terkait rencana pemekaran Papua harus dikembalikan kepada Undang-undang (UU) Otonomi Khusus, Pasal 76.

Sebut Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat, Bupati Asmat: Kami Sangat Setuju

"Kalau memang ada pemekaran-pemekaran baru di Papua perlu ada pertimbangan persetujuan dari MRP dan DPRP, Bahkan DPRBP dan MPRBP, karena kami satu UU," terang Demas usai bertemu Wapres.

Hingga saat ini, kata dia, belum ada aspirasi pemekaran wilayah Papua yang disampaikan oleh MRP.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved