Breaking News:

Kapitra Tanggapi Ucapan Haikal Hassan soal Konsep NKRI Bersyariah: Ini Polemik dan Ditolak

Kapitra Ampera menanggapi ucapan Ketua II PA 212, Haikal Hassan soal konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersyariah

Dennis Destryawan/Tribunnews.com
Kapitra Ampera - Kapitra Ampera menanggapi ucapan Ketua II PA 212, Haikal Hassan soal konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersyariah 

TRIBUNPAPUA.COM Mantan Penasihat PA 212, Kapitra Ampera menanggapi ucapan Ketua II PA 212, Haikal Hassan soal konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersyariah, Selasa (3/12/2019).

Konsep ini diketahui pernah digaungkan oleh Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab.

Kapitra Ampera mengatakan penerapan konsep NKRI bersyariah ini akan menimbulkan polemik di tengah-tengah masyarakat.

Menurutnya, konsep NKRI bersyariah tidak bisa diterapkan dalam kehidupan ketatanegaraan Republik Indonesia.

"Ini polemik dan ditolak oleh perpolitikan negara,"  ujar Kapitra dikutip dari channel YouTube Indonesia Lawyers Club (ILC), Rabu (4/12/2019).

Kapitra memandang konsep NKRI adalah final, konsep yang sudah tertulis dalam UUD NKRI 1945 dan Undang-undang.

Mahfud MD Jelaskan soal SKT FPI: Sebenarnya Kita Enggak Mau Ribut, Jangan Salahin Pemerintah

Ia menanyakan jika ada penambahan kata 'bersyariah' ini.

"Kalau ditambah bersyariah mau ditaruh di mana," kata Kapitra dalam kesempatan yang sama.

Lanjut Kapitra, jika betul-betul mau ditambah dan menjadi NKRI Bersyariah maka perlu pemerintah merubah UUD lewat amandemen.

Namun, konsep ini ditolak oleh perpolitikan negara.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved