Breaking News:

Wamen PUPR Pastikan Proses Rekonstruksi Bangunan di Wamena akan Libatkan Kontraktor Lokal

Wamen PUPR Jhon Wempi Wetipo mengunjungi Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Kamis (5/12/2019).

(KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI)
Wamen PUPR, John Wempi Wetipo 

Hal tersebut dikarenakan para pedagang masih belum mau kembali beraktivitas di lokasi tersebut.

"Sesuai janji Presiden, pekerjaan Pasar Wouma dikerjakan tuntas dalam 14 hari. Hanya masyarakat belum bisa gunakan, karena di depan pasar, ruko-ruko yang terbakar itu belum dibangun atau dirapikan, sehingga membuat masyarakat masih trauma," tutur Wetipo.

Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Papua Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Cornelis Sagrim menjelaskan, rekonstruksi sejumlah bangunan di Wamena belum berjalan karena berbagai sebab.

Kata Wamen PUPR soal Wacana TNI Garap Pengerjaan Trans Papua di Kawasan Rawan KKB

Menurut dia, sebelumnya proses rekonstruksi belum tahu dikerjakan oleh siapa, karena banyak kerusakan terhadap properti pribadi.

"Setelah ada kunjungan Presiden baru dipastikan oleh Kementerian PUPR dan dilakukan pengusaha lokal," kata Sagrim.

Namun, setelah ada kesepakatan dengan Gapensi, kini Kementerian PUPR masih butuh pendataan kontraktor dari Gapensi dan juga petunjuk teknis tentang pelaksanaan proses rekontruksi tersebut.

Meski dari Gapensi masih meminta rencana anggaran biaya (RAB) proyek, namun ia menganggap hal tersebut tidak akan menghalangi berjalannya pekerjaan.

"RAB itu sambil berjalan secara paralel tapi fisiknya sambil berjalan supaya cepat dikerjakan," kata Sagrim.

Pembangunan Jalan Trans Papua Dihentikan Sementara karena Aksi Penembakan KKB, Ini Kata Wamen PUPR

Sementara itu, Ketua Gapensi Jayawijaya Fred Hubi menyatakan anggotanya siap menerima kepercayaan yang diberikan pemerintah dalam proses rekontruksi bangunan di Wamena.

Sebagai putra asli Jayawijaya, ia menginginkan dampak kerusuhan di Wamena dapat segera hilang dan bangunan baru segera berdiri.

Halaman
123
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved