Breaking News:

Aktivis Analisis jika Jalan Trans Papua Diselesaikan oleh TNI, OPM Justru akan Bereaksi Kembali

Akan tetapi rencana itu kata pegiat HAM akan memperburuk konflik karena OPM akan terus mengganggu.

(Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)
Jalan Trans Papua Barat 

Pengerjaan proyek Trans Papua jalur Wamena - Mamugu yang melewati Nduga sudah mandek selama setahun menyusul insiden penembakan sejumlah pekerja oleh kelompok bersenjata di Papua akhir tahun lalu.

Wacana TNI Garap Proyek Trans Papua di Nduga Dinilai Perburuk Konflik: OPM akan Terus Mengganggu

Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional XVIII Jayapura, Osman Marbun, mengatakan proyek itu rencananya akan diteruskan oleh pasukan TNI, khususnya Detasemen Zeni Tempur, tahun depan.

Hal itu diwacanakan karena dua kontraktor pembangunan itu PT Istaka Karya (Persero) dan PT Brantas Abipraya (Persero), kata Osman, memutuskan mundur dari proyek itu karena situasi keamanan yang ada.

"Jadi nanti bentuk kontraknya kita ubah. Ya dengan kondisi sekarang ini kayaknya paling baik memang dikerjakan oleh TNI secara keseluruhan, baik penanganan fisiknya maupun keamanannya," ujarnya.

Namun, wacana itu dikritik oleh Theo Hasegem, Direktur Eksekutif Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua, yang yakin wacana itu hanya akan memperbesar konflik.

"Itu bukan justru lebih aman, tapi masyarakat justru tidak nyaman. Kalau TNI melakukan pekerjaan itu, OPM (Organisasi Papua Merdeka) pasti akan terus mengganggu. Itu pasti," ujarnya.

Ribuan penduduk Nduga mengungsi ke berbagai daerah di Papua akibat konflik bersenjata yang terjadi dan belum kembali ke rumah mereka hingga kini.

Mengapa TNI Dilibatkan?

Menanggapi kekhawatiran itu, Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional XVIII Jayapura, Osman Marbun, mengakui dilema yang ada.

"Kita jadi dilema ini. Karena kalau kita tawarkan lagi, kayaknya nggak ada lagi (perusahaan) yang (mau) mengerjakan itu. Itu pendapat saya," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved