Reaksi Najwa Shihab, saat Fadjroel Rachman Ungkap Prabowo Bisa Dipecat Jokowi jika Lakukan Ini

Jubir Presiden Joko Widodo (Jokowi), Fadjroel Rachman berujar bahwa menteri di Kabinet Indonesia Maju akan segera dipecat jika tak serius bekerja.

Reaksi Najwa Shihab, saat Fadjroel Rachman Ungkap Prabowo Bisa Dipecat Jokowi jika Lakukan Ini
(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)
Joko Widodo mendapat ucapan selamat dari Prabowo Subianto saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Minggu (20/10/2019). Jokowi dan Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden masa jabatan 2019-2024. 

Pernyataan Fadjroel Rachman itu lantas ditanggapi oleh Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI), Djayadi Hanan.

"Boleh saya tanya enggak? Bagaimana kalau Pak Prabowo dianggap enggak serius? Akan dipecat juga?," tanya Djayadi Hanan.

"Sangat mungkin," jawab Fadjroel Rachman.

Fadjroel Rachman dalam acara Mata Najwa, Rabu (20/11/2019).
Fadjroel Rachman dalam acara Mata Najwa, Rabu (20/11/2019). (Tangkapan Layar YouTube Najwa Shihab)

Menurut Fadjroel Rachman, Jokowi akan tetap mencopot siapapun menteri yang tak serius dalam bekerja, termasuk Prabowo Subianto.

"Sangat mungkin kalau mengikuti apa perintah presiden ini, maka apabila tidak serius akan dicopot di tengah jalan," terang Fadjroel Rachman.

"Pernyataan ini langsung untuk mengatakan kepada siapapun menteri maupun wakil menteri yang bekerja."

Pernyataan Fadjroel Rachman itu pun langsung ditanggapi oleh Presenter Najwa Shihab.

"Tapi konsekuensi politiknya berbeda kalau yang dicopot Ketua Umum Partai Gerindra?," tanya Najwa Shihan.

"Tapi ini Pak Jokowi mengatakan secara jelas," jawab Fadjroel Rachman.

Belum selesai ia menjawab pertanyaan Najwa Shihab, pernyataannya justru dipotong oleh Politisi PDI Perjuangan, Andreas Hugo.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved