Kronologi Temuan Mayat Balita Tanpa Kepala di Samarinda, dari Dititipkan ke PAUD dan Dikira Diculik

Penemuan mayat balita tanpa kepala yang menghebohkan Samarinda dinilai ada kejanggalan.

Kronologi Temuan Mayat Balita Tanpa Kepala di Samarinda, dari Dititipkan ke PAUD dan Dikira Diculik
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO.
Orangtua balita AY yakin jika jasad balita tanpa kepala yang ditemukan warga di sungai sekitar Jalan P Antasari anaknya, Minggu (8/12/2019). 

Sehingga, anaknya akan selalu bersama orang yang disenanginya saja.

“Jika sudah senang dengan satu orang, maka dia (AY,red) hanya akan senang dengan orang itu saja,” sebutnya.

Sempat Muncul Dugaan Diculik

Sempat muncul dugaan jika balita berusia 4 tahun itu hilang diculik orang.

Sebab, tepat dihari hilangnya korban ada seroang warga yang mengabarkan melihat korban dibawa menggunakan sepeda motor.

“Hari itu juga saya langsung ke PAUD, saya coba telusuri lokasi anak saya itu hilang. Nah pas juga waktu itu saya ketemu nenek-nenek yang ngaku, kalau dia sempat melihat anak saya, diceritakan kalau anak saya dinaikkan ke atas motor sama orang.

Tapi saya tidak langsung percaya, soalnya kalau diperhatikan penglihatan orangtua kan berbeda, bisa jadi salah," ungkap Bambang.

Penjelasan Pihak PAUD

Kepala Sekolah PAUD Jannatul Athfal, Mardiana menjelaskan, AY memang dititipkan kedua orangtuanya di saat keduanya harus bekerja.

Menurutnya, saat kejadian memang ada 7 orang balita yang dititipkan kepada mereka termasuk AY.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved