Dukung TNI Dilibatkan dalam Penggarapan Trans Papua, MRP: Supaya Pembangunan Cepat Tercapai

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana menyerahkan pembangunan Jalan Trans Papua di beberapa titik rawan kepada TNI.

(Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)
Jalan Trans Papua 

TRIBUNPAPUA.COM - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana menyerahkan pembangunan Jalan Trans Papua di beberapa titik rawan kepada TNI.

Hal tersebut dilakukan, karena di beberapa titik pembangunan kerap terjadi gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Merespons rencana tersebut, Majelis Rakyat Papua (MRP) menyatakan bahwa hal itu merupakan solusi yang tepat untuk mempercepat pembangunan di Papua.

Wacana TNI Garap Proyek Trans Papua di Nduga Dinilai Perburuk Konflik: OPM akan Terus Mengganggu

"Dalam hal ini positif sekali, kita setuju supaya cepat tercapai," ujar Ketua MRP Timotius Murib saat ditemui di Jayapura, Senin (9/12/2019).

Namun, ia juga mengingatkan bahwa apabila rencana tersebut jadi dilakukan, pemerintah harus memproteksi hak masyarakat setempat.

Menurut dia, satu-satunya harta milik masyarakat Papua yang tinggal di daerah terisolir hanya berupa tanah yang bisa saja akan digunakan untuk pembangunan Trans Papua.

"Hanya jangan sampai pelaksanaan pekerjaan itu mengabaikan kepentingan atau hak-hak dasar orang Papua. Salah satu contoh hak-hak dasar itu adalah tanah yang akan menjadi hal yang penting dan harus kita lindungi," kata Timotius.

Kata Wamen PUPR soal Wacana TNI Garap Pengerjaan Trans Papua di Kawasan Rawan KKB

Menurut Timotius, catatan tersebut menjadi tanggung jawab dari pemerintah daerah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

"Jangan sampai hak-hak dan kekayaan daerah mereka hilang, ini yang harus diawasi dan itu menjadi tanggung jawab pemerintah daerah," tutur Timotius.

Sebelumnya, pembangunan Jalan Trans Papua sejak akhir 2018 hingga 2019 kerap terhambat karena adanya gangguan keamanan dari KKB.

Untuk mengejar target terhubungnya seluruh jalur tersebut pada 2020, muncul wacana TNI akan dipercaya mengerjakan Trans Papua di sejumlah titik rawan.

Pembangunan Jalan Trans Papua Dihentikan Sementara karena Aksi Penembakan KKB, Ini Kata Wamen PUPR

Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Jayapura Osman Marbun menjelaskan, pada 2019, TNI sudah digunakan untuk mendukung pembangunan ruas Jalan Wamena Jayawijaya -Mbua (Nduga).

"Itu kemarin kerja sama antara kontraktor yang sudah bekerja, kemudian masuk TNI untuk mendukung keamanan," kata Osman.

(Kompas.com/Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul MRP Dukung TNI Dilibatkan Dalam Pembangunan Trans Papua

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved