Kasus Mahasiswi yang Dibunuh Penjaga Kos, Ada Dugaan Tindak Pemerkosaan hingga Curanmor

Polres Bengkulu mulai mengungkap pelaku kasus pembunuhan mahasiswi Universitas Bengkulu, Wina Mardiani (20).

Tangkapan Layar TribunJambi
Proses pemakaman jenazah siswa SMA di Tanjab Timur yang bunuh diri. Korban siswa kelas XI SMA negeri di Tanjab Timur itu gantung diri diduga karena pelajaran terlalu berat dan dirinya tidak kuat. 

1. Hasil otopsi, mahasiswi Bengkulu sudah meninggal lima hari

Setelah mayat Wina ditemukan pihak keluarganya dan warga, polisi pun langsung membawanya ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi.

Dilansir dari Antara, ketua Tim Pusdokkes Mabes Polri AKBP dr Wahyu Hidayati Dwi Palupi usai melakukan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Bengkulu mengatakan, berdasarkan hasil otopsi diketahui Wina sudah meninggal selama lima hari.

"Kalau hasil pemeriksaan itu merupakan bagian dari isi visum. Isi visum itu bersifat rahasia sehingga hanya akan kami serahkan kepada penyidik. Diperkirakan sudah tidak ada sekitar lima hari," katanya usai otopsi, Senin, (9/12/2019).

2. Korban tewas setelah dijerat di bagian leher

Kasat Reskrim Polres Bengkulu AKP Indramawan Kusuma Trisna mengatakan, berdasarkan hasil otopsi, korban tewas dengan cara dicekik menggunakan tali di bagian leher.

"Hasil otopsi yang bisa disampaikan yaitu korban dijerat di bagian lehernya sehingga tulang lidahnya itu patah," katanya di Bengkulu, Selasa (10/12/2019).

Meski demikian, sambung Indramawan, pihaknya belum bisa menyimpulkan di mana tempat Wina dieksekusi oleh para pelaku.

Sebab, saat ini pihaknya masih mencocokkan keterangan dari para pihak terkait.

Selain itu, Indramawan mengaku polisi banyak menemukan kejanggalan baik dari keterangan para pihak dan hasil olah TKP.

Motif Bapak Kos Bunuh seorang Mahasiswi dan Kubur Jasadnya di Rawa, Cek-cok Masalah Motor Rusak

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved