Kata Rocky Gerung soal Polemik Pimpinan FPI: Negara Menikmati Pembunuhan Karakter Habib Rizieq

Rocky Gerung ikut berkomentar perihal polemik Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, yang kini masih berada di Arab Saudi.

Tribunnews.com
Habib Rizieq Shihab - Rocky Gerung ikut berkomentar perihal polemik Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, yang kini masih berada di Arab Saudi. 

TRIBUNPAPUA.COM - Pengamat Politik, Rocky Gerung ikut berkomentar perihal polemik Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, yang kini masih berada di Arab Saudi.

Hal itu disampaikan oleh Rocky Gerung saat menjadi narasumber dalam channel YouTube Realita TV, pada Kamis (5/11/2019).

Rocky Gerung mengakui dirinya sempat anti kepada Habib Rizieq.

Dubes RI Minta Bukti Pencekalan ke Habib Rizieq: Termasuk Cerita Habib Dicekal dan Ditahan di Mekkah

 

Mulanya, Rocky Gerung menilai bahwa kepemimpinan Habib Rizieq dalam gerakan 212 layaknya seorang pahlawan baru.

"Di belakang Habib Rizieq ada 212, ada FPI, ada Majelis Taklim jadi komposisi negara itu menganggap bahwa Habib Rizieq itu potensial menjadi semacam hero baru, jadi cuma itu sebetulnya," ujar Rocky Gerung.

"Cara negara melihat keadaan semacam itu akhirnya berkelanjutan," tambahnya.

Pemerintah disebut tengah kebingungan menghadapi pikiran dan pernyataan Habib Rizieq

"Dia enggak tahu lagi bagaimana mengakhiri imajinasi liar dari negara sebenarnya itu," lanjutnya.

Lantas, Rocky Gerung mengakui bahwa dirinya sebenarnya sempat anti dengan Habib Rizieq beberapa tahun lalu.

"Saya juga anti Habib Rizieq dulu, FPI waktu peristiwa Monas segala macam berapa tahun berapa itu, awal-awal ketika SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) masih memerintah itu," ucap Rocky Gerung.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved