Breaking News:

Haikal Hassan Sindir Klarifikasi Mahfud MD: Jas Metal, Jangan Sekali-kali Lupakan Jejak Digital

Ketua II Presidium Alumni 212, Haikal Hassan memberikan kritik kepada Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Editor: mohamad yoenus
Capture Indonesia Lawyers Club
Ketua II Presidium Alumni 212, Haikal Hassan memberikan kritik kepada Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. 

Mahfud MD juga mendapat nasihat oleh Haikal bahwa jejak digital miliknya tak akan bisa dihapus.

"Kalau ada Bung Karno bilang Jas Merah, jangan seklai-kali lupakan sejarah, maka untuk Pak Mahfud kita pesankan Jas Metal, jangan sekali-kali lupakan jejak digital," paparnya.

"Karena jejak digitalnya beliau banyak sekali sebagai pendukung waktu itu, akhirnya seperti sekarang pernyataanya menyakitkan."

Haikal juga mengkritik saat Mahfud MD menyalahkan wartawan yang disebut salah mengutip perkataanya.

"Walaupun itu diralat. Kalau diralat harusnya acara ini selesai begitu saja karena menurut beliau yang salah wartawan. Wartawan yang salah kutip semuanya," ungkap Haikal.

Ia lantas mengatakan kepada presenter ILC, Karni Ilyas bahwa ia melihat ucapan Mahfud MD seolah mengarahkan agar konflik yang terjadi di masyarakat bukan bersumber dari pemerintah.

"Jadi Bang Karni sepertinya ada upaya sistematis sekali dalam wacana beliau, wacana negara yang mengarahkan ke ini konflik horizontal, ini bukan pelanggaran HAM, dan seolah negara cuci tangan dari kasus itu," sebutnya.

Lihat di menit awal: 

Klarifikasi Mahfud MD

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menjelaskan pernyataannya terkait tidak ada pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) pada era Presiden Joko Widodo.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved