Breaking News:

Erick Thohir Bantah Tudingan Terima Rp 100 M: Duit dari Mana Terimanya? Jangan Dipolitisasi

Erick Thohir sempat menolak untuk berkomentar terkait permasalahan yang dialami PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Tribunnews/Herudin
Erick Thohir saat diwawancara secara khusus oleh Tribunnews, di Jakarta, Senin (30/9/2019) 

serta adanya pembentukan harga produk saving plan yang ditawarkan dengan jaminan return sebesar 9 persen hingga 13 persen sejak 2013 hingga 2018 dengan periode pencairan setiap tahun.

Menteri BUMN, Erick Thohir  menuturkan pihak Jiwasraya telah kesulitan membayar polis sejak 2006.

Namun hal ini terus meningkat pada 2011.

"Nah khususnya dengan Jiwasraya, sebenarnya kan hal ini sudah terjadi mulai 2006 tetapi pada 2011 terus meningkat," ucap Erick.

Puncaknya pada Desember 2019, Jiwasraya mengaku tidak dapat memenuhi kewajiban pembayaran sebesar Rp 12,4 triliun.

Tekait persoalan ini Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut, ada indikasi kriminal dalam kasus ini.

Sehingga dalam penyelesaiannya bakal diserahkan kedalam ranah hukum.

Sri Mulyani menuturkan dalam penyelesaian masalah Jiwasraya, akan melibatkan pihak Kepolisian, Kejaksaan, bahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Upaya Erick Perbaiki Tubuh Jiwasraya

Erick Tohir Rancangkan Solusi PT Asuransi Jiwasraya
Erick Tohir Rancangkan Solusi PT Asuransi Jiwasraya (Kolase TRIBUNNEWS/KOMPAS.com/Deti Mega Purnamasari)

Menteri BUMN menyebut, langkah awal dalam menyelesaikan kasus gagal bayar perusahaan asuransi pelat merah ini adalah holdingisasi perusahaan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved