Ferdinand Curiga Jiwasraya Mendadak Rugi di Akhir Periode Pertama Jokowi: Ke Mana Kemenkeu?

Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean merasa janggal terkait Jiwasraya yang mendadak mengalami kerugian besar.

Tribunnews.com/ Rina Ayu
Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, di Kantor DPP Partai Demokrat di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018). 

Hal itu yang menjadi pertanyaan besar oleh Ferdinand.

Ferdinand mengatakan padahal Jiwasraya sempat mengalami surplus pada tahun 2017.

Tetapi anehnya pada tahun 2018 langsung mengalami defisit.

Jokowi Tanggapi Perihal Polemik Asuransi Jiwasraya: Ini Persoalan Lama Sekali 10 Tahun yang Lalu

"Artinya apa, dari penyakit telah sehat kembali sembuh dan sudah membukukan laba, kalau kita lihat grafik tadi jelas di situ kapan periodenya Jiwasraya ini kemudian mengalami masa-masa kegelapan,"ungkap Ferdinand.

Melihat kejanggalan tersebut, Ferdinand menanyakan di mana peran dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementrian BUMN, maupun Kementrian Keuangan saat itu.

Selain itu juga menyoroti peran direksi dan juga komisaris Jiwasraya.

"Dan ini jelas perilaku direksi dan komisaris nya yang harus kita pertanyakan lebih dulu," tegasnya.

"Dan juga peran OJK, ke mana OJK selama ini."

"Seharusnya tidak terjadi mendadak, ke mana kementerian BUMN, dan ke mana Kementerian Keuangan?," tanya Ferdinand.

Lebih lanjut, Ferdinand juga mengaku setuju dengan perlunya pembentukan Panitia Kusus (pansus) untuk menangani penyakit yang sedang dialami oleh perusahaan asuransi tersebut.

Halaman
1234
Editor: mohamad yoenus
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved