Soal Tudingan Politik Dinasti, PDIP: Masa Jokowi Mau Rusak Namanya Sendiri karena Gibran dan Bobby?

PDIP menyebutkan, tidak akan mungkin Jokowi mau merusak namanya sendiri gara-gara putra dan menantunya.

(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri pelantikan anggota DPR, DPD, dan MPR periode 2019 - 2024 pada sidang paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2019) pagi. 

"Apakah ini bagian dari melanggengkan dinasti politik? Sikap Presiden menjadi penting, di tengah sistem presidensial yang kita anut, dia adalah simbolisasi dari praktik demokrasi," kata dia.

Politisi PDIP: Anak Presiden Masa Enggak Boleh Maju Pilkada?

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Trimedya Panjaitan menuturkan bahwa putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming, mempunyai hak untuk maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Solo.

Laksanakan Perintah Rudy, Gibran Temui Tokoh Senior PDIP di Solo: Ini Tadi Saya Belajar

Hal itu ia katakan dalam menanggapi tudingan munculnya dinasti politik Presiden Jokowi.

"Itu kan hak asasi tiap orang. Kalau dia merasa cocok, dia maju, masa dia anak presiden, anak ini enggak boleh. Yang penting dia akan diuji rakyat milih dia enggak," ujar Trimedya usai Diskusi Publik di Cikini, Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Trimedya mengatakan, masyarakat Solo bisa saja tidak memilih Gibran kendati Ayahnya seorang presiden.

Hal seperti ini terjadi pada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat bertarung dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta pada 2017 lalu.

Ketika itu, AHY yang berpasangan dengan Sylviana Murni gagal memperoleh suara terbanyak.

Menurut Trimedya, meski AHY mendapat dukungan langsung oleh Ayahnya yang merupakan mantan orang nomor satu di Indonesia, namun masyarakat ibu kota tidak memenangkannya.

Trimedya menuturkan, jika masyarakat memercayakan Gibran dan menantu Jokowi, Bobby Nasution yang bertarung di Pilkada Medan, tandanya mereka memang mempuni.

Rocky Gerung Nilai Pencalonan Gibran di Pilkada Solo Tak Sopan, Singgung Aturan Partai

Halaman
1234
Editor: mohamad yoenus
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved