5 Fakta Kawin Kontrak di Puncak Bogor, Pelanggan Turis Timur Tengah hingga Tak Ada Penghulu

Praktik prostitusi berkedok kawin kontrak di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor dibongkar Polres Bogor.

(TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)
Tersangka kasus praktik kawin kontrak di Puncak, Bogor 

TRIBUNPAPUA.COM - Praktik prostitusi berkedok kawin kontrak di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor dibongkar Polres Bogor.

Empat mucikari di mana dua diantaranya wanita ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kawin kontrak tersebut.

Dalam praktiknya, para mucikari menawarkan para wanita kepada turis Arab untuk dijadikan istri kontrak.

Lama waktu kawin kontrak disepakati antara si pelanggan dengan wanita yang jadi istri kontrak.

Bagaimana proses kawin kontrak di kawasan Puncak bisa terjadi?

Jual Keponakannnya yang Masih Remaja ke Pria Hidung Belang, Wanita Ini Dibekuk Polisi

Beriku fakta-fakta yang berhasil dirangkum TribunnewsBogor.com :

1. Pelanggan Turis Timur Tengah

Praktik kawin kontrak di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor bermula dari banyaknya turis Arab atau Timur Tengah datang untuk berlibur ke kawasan berhawa dingin di kaki Gunung Gede dan Pangrango itu.

Lama waktu liburan para turis Timur Tengah itu tidak sebentar.

Tidak sedikit dari mereka berlibur di kawasan Puncak hingga 3 bulan lamanya.

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved