Breaking News:

Penyiram Novel Baswedan Ditangkap, Tim Advokasi Singgung soal Sketsa Wajah: Polri Harus Jelaskan

Tim Advokasi Novel Baswedan memberi respons atas diamankannya tersangka penyerang Novel Baswedan pada 2017 silam.

Kompas.com/Robertus Belarminus
Ketua KPK Agus Rahardjo dan Kapolda Metro Jaya saat itu, Irjen Idham Azis menampilkan sketsa pelaku yang diduga penyerang Novel Baswedan, Jumat (24/11/2017). 

TRIBUNPAPUA.COM - Tim Advokasi Novel Baswedan memberi respons atas diamankannya tersangka penyerang Novel Baswedan pada 2017 silam.

Satu poin sikap Tim Advokasi Novel, meminta Polri untuk menjelaskan keterkaitan antara tersangka dengan sketsa wajah yang pernah dirilis beberapa waktu lalu.

"Temuan polisi seolah-olah baru sama sekali. Misal apakah orang yang menyerahkan diri mirip dengan sketsa-sketsa wajah yang pernah beberapa kali dikeluarkan Polri?"

"Polri harus menjelaskan keterkaitan antara sketsa wajah yang pernah dirilis dengan tersangka yang baru saja ditetapkan," ujar Tim Advokasi Novel melalui siaran pers yang diterima Tribunnews, Jumat (27/12/2019).

Sketsa Wajah Diduga Pelaku

Ketua KPK Agus Rahardjo dan Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis menampilkan sketsa pelaku yang diduga penyerang Novel Baswedan, Jumat (24/11/2017)
Dokumentasi : Ketua KPK Agus Rahardjo dan Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis menampilkan sketsa pelaku yang diduga penyerang Novel Baswedan, Jumat (24/11/2017) (Kompas.com/Robertus Belarminus)

 

Penyerang Air Keras Novel Baswedan Polisi Aktif, Tim Advokasi: Ungkap Jendral dan Aktor Intelektual

Sebelumnya, Polda Metro Jaya pernah merilis sketsa dua wajah orang yang diduga pelaku penyiraman air keras Novel Baswedan pada 24 November 2017.

Dikutip dari Kompas.com, sketsa tersebut merupakan hasil kerja dari tim Australian Federal Police (AFP) dan Pusat Inafis Mabes Polri.

Mereka menganalisis berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi penyiraman Novel.

Selain itu, keterangan saksi mata juga dianalisis polisi.

Ciri-ciri

Halaman
1234
Editor: mohamad yoenus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved