Akui Sulit Ungkap Penembak Sopir Wabup Nduga, Kapolda Papua: Mohon Bersabar

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menyatakan proses penyelidikan penembakan Hendrik Lokbere, sopir Wabup Nduga Wentius Nemiangge, masih berlangsung

Akui Sulit Ungkap Penembak Sopir Wabup Nduga, Kapolda Papua: Mohon Bersabar
Tribunnews.com/ Igman Ibrahim
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw di Gedung IASTH, Kampus UI Salemba, Jakarta, Selasa (12/11/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM - Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menyatakan proses penyelidikan penembakan Hendrik Lokbere, sopir Wakil Bupati Nduga Wentius Nemiangge, masih berlangsung. 

Namun, Paulus mengakui ada hambatan yang ditemui polisi saat berupaya mengungkap penembak Hendrik.

4 Fakta, Kronologi Tertembaknya Hendrik Lokbere hingga Buat Wakil Bupati Nduga Mundur, Ini Pesannya

"Karena lokasinya bukan di dalam kota, sehingga agak sulit untuk dapatkan saksi dan lainnya," ujar Paulus di Jayapura, Sabtu (28/12/2019).

"Mohon bersabar untuk mengumpulkan bukti itu."

Salah satu kesulitan dalam mengungkap penembak Hendrik, kata Paulus, adalah saksi yang belum bersikap terbuka.

Hal itu dimaklumi Paulus karena saksi yang kebanyakan adalah kerabat dan keluarga korban masih dalam kondisi berduka.

"Artinya ada penolakan, tapi kita maklumi, mungkin juga karena kondisi kedukaan dan lainnya sehingga belum ada komunikasi baik," kata dia.

Wabup Nduga Mengundurkan Diri, Mahfud MD Minta Publik Tak Terprovokasi: Itu Manuver Politik

Wakil Bupati Nduga, Wentius Nemiangge memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya setelah sopir yang juga ajudannya, Hendrik Lokbere, tewas tertembak pada 20 Desember 2019.

Wentius mengatakan, Hendrik Lokbere tertembak saat berjalan di Kampung Yosema, Distrik Kenyam, Nduga, Papua.

Padahal, kata Wentius, sebelum Hendrik tertembak keadaan di Kampung Yosema relatif kondusif.

Halaman
123
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved