Ray Rangkuti Bandingkan Gibran dengan Bobby, Siapa yang Lebih Berpeluang Unggul di Pilkada?

Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti membandingkan peluang Gibran dan Bobby di pilkada 2020.

Ray Rangkuti Bandingkan Gibran dengan Bobby, Siapa yang Lebih Berpeluang Unggul di Pilkada?
(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)
Putra Presiden RI, Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka hadir saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Minggu (20/10/2019). Jokowi dan Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden masa jabatan 2019-2024. 

TRIBUNPAPUA.COM - Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti menilai, putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming, punya elektabilitas yang kuat untuk maju dalam Pemilihan Wali Kota Solo 2020.

Dilihat dari data survei sejumlah lembaga survei politik, Ray menilai, Gibran punya peluang yang kuat untuk unggul pada pilkada.

"Memang kalau dari segi elektabilitas kalau saya lihat di survei yang terakhir itu Gibran salah satu paling tinggi popularitas elektabilitasnya. Jadi dari aspek itu, ya dia logis kalau dia dicalonkan," kata Ray setelah menghadiri diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (31/12/2019).

Bandingkan dengan AHY, Ray Rangkuti Sebut Gibran-Bobby Menumpang Popularitas Jokowi

Bahkan, terkait Pilkada Kota Solo, elektabilitas Gibran cenderung membayangi calon petahana.

Oleh karena itu, menurut dia, meskipun belum memiliki karier politik, Gibran layak dicalonkan sebagai kepala daerah di wilayahnya. 

"Dia kuat memang, popularitas bagus, potensi politiknya juga bagus," ujar dia. 

Hal ini berbeda dengan menantu Jokowi, Bobby Nasution.

Gibran Sambut Kedatangan Puan di Bandara Solo, Relawan: Efek Politiknya Luar Biasa

Menurut dia, Bobby tak cukup kuat untuk bertarung pada Pemilihan Wali Kota Medan.

Sebab, selain karier Bobby tak banyak diketahui publik, namanya juga tak ditunjang oleh jabatan Jokowi sebagai kepala negara.

Menurut Ray, Sumatera Utara, khususnya Medan, bukan menjadi salah satu basis suara Jokowi.

Dengan demikian, sekalipun majunya Bobby pada pilkada dibayang-bayangi nama Jokowi, suami Kahiyang Ayu itu tak akan banyak diuntungkan elektabilitasnya.

Bantah Tudingan Bangun Politik Dinasti, Menantu Jokowi Bobby Nasution: Untuk Apa?

"Nama Bobby juga belum terlalu tinggi, baik elektabilitas maupun popularitasnya di Medan sendiri," kata dia. 

"Dan yang paling penting adalah Medan itu bukan basisnya Jokowi. Kalau di Solo itu ya memang basisnya Pak Jokowi, di Medan itu nama Pak Jokowi relatif agak minus," ucap Ray. 

(Kompas.com/Fitria Chusna Farisa)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pengamat: Peluang Gibran Unggul pada Pilkada Lebih Tinggi dari Bobby

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved