Breaking News:

Jangan Remehkan, Ini 5 Penyakit yang Bisa Muncul di Tengah Banjir, dari Disentri hingga Malaria

Air yang menggenangi pemukiman dan wilayah lainnya selama banjir terjadi bisa menyebabkan timbulnya sejumlah penyakit.

TMC Polda Metro Jaya
Pemukiman warga di Pondok Gede, Jakarta Timur, terendam banjir, Rabu, 1 Januari 2020 

- Hilangnya elastisitas kulit

3. Demam berdarah

Demam disertai ruam dan nyeri otot adalah gejala umum demam berdarah.

Jika dirinci, gejala yang dialami penderita demam berdarah meliputi:

- Demam dengan serangan tiba-tiba, suhu tubuh seringkali meningkat hingga 40 hingga 40,5 derajat Celcius

- Ruam-ruam yang muncul tiga sampai empat hari setelah timbulnya gejala, mulai dari bagian batang tubuh, menyebar ke wajah, lengan dan kaki.

- Nyeri otot (mialgia) Nyeri sendi (arthralgia)

- Sakit kepala

Soal Banjir, Anies Baswedan Tak Ingin Salahkan Siapapun termasuk Hujan: Faktanya Banjir, Dibereskan

4. Mata merah

Salah satu infeksi yang paling umum terjadi adalah konjungtivitis yang juga dikenal sebagai mata merah.

Konjungtivitis adalah infeksi pada konjungtiva atau lapisan di luar kornea yang mengelilingi area putih mata yang disebut sklera.

Gejala penyakit ini antara lain:

- Kemerahan di bagian putih mata atau kelopak mata bagian dalam

- Peningkatan jumlah air mata

- Kotoran tebal berwarna kuning yang menutupi kulit mata, terutama setelah tidur

- Keluarnya kotoran berwarna hijau atau putih dari mata

- Mata yang gatal

- Rasa terbakar pada mata

- Pengelihatan kabur

- Peningkatan sensitivitas terhadap cahaya.

5. Malaria

Malaria adalah penyakit mengancam nyawa yang disebabkan oleh parasit yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi.

Gejala awal seperti sakit kepala, demam dan kedinginan yang mungkin ringan dan sulit dikenali sebagai malaria.

Jika tidak dirawat dalam waktu 24 jam, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi penyakit parah, seringkali menyebabkan kematian.

Gejala lainnya antara lain:

- Banyak berkeringat

- Sakit kepala

- Mual

- Muntah

- Sakit perut

- Diare

- Anemia

- Nyeri otot

- Tinja berdarah

Selain lima penyakit tersebut, sakit akut pada area terinfeksi, kotoran telinga, pusing, sakit kepala bersamaan dengan sakit telinga, hingga sakit tenggorokan merupakan masalah kesehatan yang juga umum terjadi pada korban banjir.

Kepada laman health.com, dokter pengobatan darurat dan senior di Johns Hopkins University Center for Health Security, Amesh Adalja, MD, mengatakan bahwa paparan penyakit tersebut memang tk terhindarkan ketika banjir terjadi.

Termasuk untuk menemukan penanganan medis yang layak setelahnya.

Namun, Adalja mengatakan, orang-orang bisa meminimalisasi risiko terkena sakit dengan mencoba mempraktikkan higienitas yang baik sebisa mungkin.

Seperti menghindari paparan air banjir pada mulut, hidung, dan mata.

"Menghindari air banjir dari tubuh kita menjadi langkah terbaik. Itulah mengapa evakuasi adalah hal terbaik yang harus dilakukan," katanya.

Jika kamu mengalami sakit karena terdampak banjir, cobalah komunikasikan dengan dokter dan tenaga medis lainnya jika berkesempatan mendatangi atau bertemu dengan mereka.

(Kompas.com/ Nabilla Tashandra)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jadi Korban Banjir, Waspadai Gejala 5 Penyakit Berikut"

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved