Breaking News:

Kecewa Pejabat Tuding Menuding soal Banjir, Haidar Alwi: Sungguh Memalukan Bukannya Cari Solusi

Di tengah bencana banjir yang menghantam DKI Jakarta dan wilayah sekitarnya hingga menelan korban jiwa dalam jumlah yang tidak sedikit.

Editor: Roifah Dzatu Azmah
(KOMPAS.com/M ZAENUDDIN)
Sebuah mobil Toyota Kijang rusak berat akibat terendam banjir di kawasan Pondok Gede Permai, Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat, Kamis(2/1/2020). Banjir di kawasan tersebut, merupakan banjir terparah di wilayah Bekasi. 

TRIBUNPAPUA.COM - Sungguh ironis, di tengah bencana banjir yang menghantam DKI Jakarta dan wilayah sekitarnya hingga menelan korban jiwa dalam jumlah yang tidak sedikit.

Masyarakat justru disuguhkan dengan sikap tak elok dari para pejabat negara yang bertikai.

Nikita Mirzani Ikut Nyemplung Banjir Bertemu para Korban: Tadinya Sedih, tapi Jadi Ikut Ketawa

Hal ini disampaikan Haidar Alwi, aktivis dan tokoh nasional ini, dalam keterangan persnya di  Jakarta Pusat, Senin (06/01/2020).

Katanya, yang berbeda adalah Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang terlibat perselisihan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Pernyataan yang dilontarkan para tokoh tersebut soal penyebab terjadinya banjir awal 2020 ini telah membuahkan polemik yang sangat serius.

"Sikap yang dipertontonkan oleh para pejabat negara itu sangat disesalkan oleh, baik yang diungkapkan ketika diwawancarai oleh awak media, maupun yang dilontarkan di depan masyarakat. Tak sepantasnya sekelas Presiden, Menteri maupun Gubernur serta pejabat lainnya saling lempar kesalahan pada tatkala ratusan ribu warganya menderita dan puluhan nyawa melayang sia-sia," kritiknya.

Ia mendesak kedua pihak, stop semua polemik, perselisihan dan saling menyalahkan. Lebih baik kita semua fokus pada upaya penanganan dampak banjir.

"Musibah banjir awal 2020 ini menjadi tamparan keras bagi kita semua, khususnya para penyelenggara negara, untuk bekerja keras agar kedepannya bisa segera melakukan berbagai upaya mitigasi sehingga hal serupa tidak terulang lagi atau sekurang-kurangnya dapat diminimalisir," tandas Haidar Alwi.

VIDEO Anies Baswedan Hujan-hujanan saat Kerja Bakti, Keruk Lumpur Sisa Banjir Jakarta

Tokoh nasional anti radikalisme dan intoleransi itu menilai, jika musibah banjir ini tak juga membuka mata, hati, dan telinga para pejabat dari tingkat pusat hingga daerah, siap-siap saja di tahun berikutnya kejadian serupa akan terulang kembali dan bahkan bisa berdampak lebih parah lagi.

Menurutnya, pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus duduk bersama dengan hati yang lapang dan pikiran terbuka dalam rangka menemukan solusi permanen yang bersifat mengikat.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved