PKS Beri Saran untuk Selesaikan Masalah Natuna: Bangun Pangkalan Militer dan Pusat Industri

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera menilai usulan Natuna menjadi provinsi tersendiri tidak menyelesaikan masalah.

TRIBUNNEWS/HO
Ketua Bidang Kepemudaan DPP PKS Mardani Ali Sera yang juga Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi memaparkan strategi pemenangan pemilu 2019, Sabtu (10/3/2018), di Ballroom Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat. 

TRIBUNPAPUA.COM - Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera menilai usulan Natuna menjadi provinsi tersendiri tidak menyelesaikan masalah.

Diketahui  Natuna tengah ramai dibahas lantaran ada pelanggaran kapal-kapal Tiongkok yang masuk ke wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di perairan Natuna.

"Usulan yang baik. Tapi tidak menyelesaikan masalah secara tuntas," ujar mantan Wakil Ketua BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 lalu itu kepada Tribunnews.com, Senin (6/1/2020).

Menurut Mardani, mesti ada penyelesaian menyeluruh, baik melalui sisi ekonomi, politik dan sosial budaya.

Dia mencontohkan, perlu pembangunan pangkalan militer di wilayah Natuna.

Selain juga perlu dibangub pusat-pusat industri atau universitas ungulan.

Jokowi soal Pelanggaran Kapal-Kapal Tiongkok di Laut Natuna: Tidak akan Ada Tawar Menawar

"Misal pembangunan pangkalan militer dan pusat industri diikuti universitas unggulan. Termasuk migrasi penduduk ke Natuna," jelas Ketua DPP PKS ini.

Dia yakin, melalui penyelesaian menyeluruh, polemik klaim wilayah Natuna oleh China akan berakhir.

Tanggapan Istana

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, pemerintah untuk saat ini tidak akan menindaklanjuti usulan tentang Natuna menjadi provinsi tersendiri.

Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved