Breaking News:

Tolak Negosiasi, Mahfud MD: Kalau Kita Berunding Berarti Kita Mengakui Perairan Natuna Jadi Sengketa

Mekopolhukam Mahfud MD menginstruksikan aparat TNI untuk mengusir kapal asing yang masuk di laut Natuna.

Editor: Astini Mega Sari
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD 

"Tak ada kompromi dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia."

Ia mengatakan, pemerintah tidak menoleransi pelanggaran batas wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia oleh kapal China.

Ia menambahkan, berdasarkan pernyataan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, telah terjadi pelanggaran oleh kapal-kapal Tiongkok di wilayah ZEE Indonesia.

Natuna, Kritik Susi, hingga Riuhnya Tagar 'NatunaBukanNacina' di Twitter

Sebabnya, wilayah ZEE Indonesia telah ditetapkan oleh hukum internasional yaitu United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS 1982).

China merupakan salah satu partisipan dari UNCLOS 1982.

Oleh karena itu merupakan kewajiban bagi China untuk menghormati implementasi dari UNCLOS 1982.

Karenanya, Indonesia tidak pernah akan mengakui nine dash line atau klaim sepihak yang dilakukan oleh China yang tidak memiliki alasan hukum yang diakui oleh hukum internasional, khususnya UNCLOS 1982.

(Kompas.com/Andi Hartik/Rakhmat Nur Hakim)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ini Alasan Mahfud MD Tolak Jalur Diplomasi Soal Natuna dan Sikapi Konflik Natuna, Istana: Presiden Tegas dan Kedepankan Diplomasi Damai 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved