Dicopot Erick Thohir dari Jabatannya, Eks Komisaris PT Pupuk Indonesia Heran: Saya Bertanggung Jawab

Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) Erick Thohir mencopot Yanuar Rizky dari jabatan Komisaris Independen PT Pupuk Indonesia (Persero).

(KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIA)
Menteri BUMN Erick Thohir 2 

TRIBUNPAPUA.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) Erick Thohir mencopot Yanuar Rizky dari jabatan Komisaris Independen PT Pupuk Indonesia (Persero).

Kepada Kompas.com, Yanuar menyebut pencopotannya sebagai komisaris independen di BUMN pupuk tersebut dinilai janggal.

Dikatakannya, dirinya diberhentikan di tengah proses finalisasi laporan keuangan yang sedang dilakukan oleh akuntan publik.

Soal Isu Korupsi di Asabri, Mahfud MD: Mungkin Tak Kalah Fantastis dari Kasus Jiwasraya

"Intinya ada serentetan peristiwa dalam kapasitas saya sebagai komisaris independen dan saya sebagai ketua komite audit," ucap Yanuar, Sabtu (11/1/2020).

Menurutnya, sebagai Ketua Komite Audit Pupuk Indonesia Holding, ada persoalan pengungkapan akuntansi yang seharusnya perlu dibereskan terlebih dahulu, dalam hal ini diselesaikan di Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Dalam laporan keuangan, beberapa hal perlu diselesaikan terlebih dahulu, agar tidak jadi temuan di kemudian hari. Apalagi ada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) baru.

"Ada beberapa perkara yang sedang diselesaikan, bahkan ada yang itu menyangkut pidana kaitannya business to business antara Pupuk Indonesia dengan swasta, karena ini kaitannya dengan standar akuntansi baru PSAK 71. Nah ini belum dibiayakan (dalam laporan akuntansi)," jelasnya.

"Dan ini kan ranahnya perkara hukum, yang saya katakan ini diatur dalam peraturan OJK. Dimana kasus hukum itu diungkapkan dalam RUPS dan laporan keuangan terkait rencana kerja 2020," imbuhnya.

KPK Bereaksi soal Ucapan Mahfud MD yang Sebut Ada Korupsi di PT Asabri, Tak Mau Remehkan

Sebagai ketua komite audit, Yanuar menilai ada yang janggal dengan pemberhentiannya sebagai komisaris independen di tengah permasalahan penyelesaian laporan keuangan tersebut, lebih cepat dari masa berakhir tugasnya 5 Juni 2020.

Selain itu, lanjutnya, dirinya juga tak ada yang salah soal kinerjanya selama menjabat komisaris independen.

Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved