Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat, Ketua FSKN: Mencoreng Nama Baik Keraton Se-Nusantara

Ketua FSKN menyebut, deklarasi Keraton Agung Sejagat yang kemudian ramai di media sosial mencoreng nama baik keraton se-nusantara.

KOMPAS.COM/MUHAMAD SYAHRI ROMDHON
Pangeran Raja Adipati PRA Arief Natadiningrat Ketua Forum Silaturahmi Keraton Nusantara yang juga Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon menyampaikan sikap terkait Deklarasi Keraton Agung Sejagat, di Keraton Kasepuhan, Rabu (15/1/2020) 

Mereka adalah masyarakat yang paling dekat dan dibina oleh keraton tersebut.

Kenyataanya, masyarakat sekitar Keraton Agung Sejagat banyak yang tidak mengetahui.

Mereka tidak pernah diikutsertakan, dan bahkan akhirnya melakukan penolakan.

Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Ditangkap, Terancam Maksimal Hukuman 10 Tahun Penjara

Keraton Agung Sejagat yang didirikan Toto meresahkan masyarakat.

Hal itu setelah Toto menipu sejumlah warga dengan menyampaikan berita-berita bohong terkait sejarah kerajaan tersebut.

Toto dan istrinya ditangkap pada Selasa malam.

Polisi juga menggeledah rumah kontrakan mereka yang ada di Sleman.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelda Daniel mengatakan, raja dan ratu Keraton Agung Sejagat, Toto Santoso dan Fanni Aminadia telah ditetapkan menjadi tersangka.

Kata Pengamat soal Munculnya Kelompok Keraton Agung Sejagat yang Klaim Berkuasa dari NKRI: Hal Biasa

Status tersangka itu setelah adanya motif penarikan dana dari masyarakat dengan cara tipu daya dan simbol-simbol kerajaan.

"Kami akan mendalami berapa banyak korban yang sudah mengumpulkan iuran dan motif lain yang akan kami ungkap," ujar Rycko saat pengungkapan kasus di Mapolda Jateng, Rabu (15/1/2020).

(Kompas.com/Kontributor Kompas TV Cirebon, Muhamad Syahri Romdhon)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ketua FSKN: Keraton Agung Sejagat Rusak Nama Baik Keraton Se-Nusantara

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved