Breaking News:

Akui Dapat Ancaman setelah Ada Kasus Jiwasraya dan Asabri, Erick Thohir: Jadi Makanan Sehari-hari

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku kerap mendapat ancaman setelah menduduki kursi menteri.

Editor: Astini Mega Sari
(KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIA)
Menteri BUMN Erick Thohir 2 

Menurut Erick, masalah yang menimpa Asabri menandakan bahwa perusahaan tidak mengimplementasikan good corporate governance (GCG) dengan baik.

"Sama kalau kita simpulkan, kejadian Garuda, Jiwasraya, itu ujungnya apa? GCG-nya kan," kata dia.

Sebelumnya, isu dugaan korupsi di Asabri mencuat ke publik bermula dari pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Soal Dugaan Korupsi di Asabri, Mahfud MD: Mungkin Pelakunya Sama dengan Jiwasraya

Mahfud menyebut nilainya pun tidak kalah besar dengan kasus dugaan korupsi di perusahaan asurani milik negara lainnya, PT Jiwasraya (Persero), yakni mencapai Rp 10 triliun.

"Saya mendengar ada isu korupsi di Asabri yang mungkin itu tidak kalah fantastisnya dengan kasus Jiwasraya, di atas Rp 10 triliun," ujar Mahfud di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (10/1/2020) lalu.

Sebagai informasi, saham-saham milik PT Asabri mengalami penurunan sepanjang 2019. Bahkan, penurunan harga saham di portofolio milik Asabri terjadi sekitar 90 persen.

Misalnya, harga saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) yang terkoreksi 95,79 persen di 2019 lalu ke level Rp 326.

(Kompas.com/Akhdi Martin Pratama/Ihsanuddin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Erick Thohir Akui Dapat Ancaman Setelah Ada Kasus Jiwasraya dan Asabri dan Erick Thohir Pastikan Keuangan Asabri Masih Aman

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved