Massa Pendukung Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Gara-gara Bawa Spanduk soal Jokowi

Pendukung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dilaporkan ke polisi karena dianggap membawa spanduk ujaran kebencian.

Massa Pendukung Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Gara-gara Bawa Spanduk soal Jokowi
Tribunnews/Jeprima
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat melakukan sesi wawancara khusus dengan Tribun Network di Gedung Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (15/10/2018). Pada wawancara tersebut tim Tribun membahas mengenai kinerja Anies selama 1 tahun kebelakang sekaligus kinerja kedepannya yang akan dia lakukan. 

TRIBUNPAPUA.COM - Pendukung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dilaporkan ke polisi karena dianggap membawa spanduk ujaran kebencian.

Seorang pendukung Anies Baswedan, AH, dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Jumat (17/1/2020).

Anies Baswedan Didemo untuk Mundur dari Gubernur DKI, Fahira Idris: Itu Aksinya Norak, Makar

AH dianggap membawa spanduk ujaran kebencian yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo ( Jokowi), saat unjuk rasa di depan Balai Kota, Jumat (8/11/2020). 

Laporan itu didaftarkan dengan Nomor LP/330/I/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ.

Tim kuasa hukum kontra Anies, Suhadi, menyampaikan, pihaknya ingin melaporkan terkait adanya dugaan makar dari pendukung Anies Baswedan.

Ia menganggap, pendukung Anies Baswedan itu menyatakan akan menurunkan Presiden Jokowi.

"Jadi yang mau kami laporkan itu berkaitan dengan rencana makar, dengan menyatakan akan menurunkan Presiden dan lain sebagainya," kata Suhadi di Mapolda Metro Jaya, Jumat (17/1/2020), dikutip dari Kompas.com.

Perwakilan Team APP, C. Suhadi di SPKT Polda Metro Jaya, Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (17/1/2020)
Perwakilan Team APP, C. Suhadi di SPKT Polda Metro Jaya, Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (17/1/2020) (Lusius Genik)

Suhadi menilai, konteks dari AH itu tak sesuai dengan tujuan dari unjuk rasa yang digelar di depan Balai Kota DKI Jakarta itu.

"Padahal, ini kan konteksnya berbeda, kemarin kami demo di Balai Kota, tidak ada urusannya dengan masalah Presiden," kata Suhadi.

Ia menambahkan, pihaknya telah memberikan sejumlah barang bukti untuk menguatkan laporannya.

Halaman
123
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved