Dorong Penyelesaian Kasus Jiwasraya, Demokrat: Usut Aliran Dana sampai ke Mana Pun

Partai Demokrat mendorong agar kasus dugaan korupsi di Jiwasraya diusut tuntas hingga menemukan dalang di balik kasus tersebut.

Dorong Penyelesaian Kasus Jiwasraya, Demokrat: Usut Aliran Dana sampai ke Mana Pun
Kontan/Carolus Agus Waluyo
Warga melintas di depan kantor Pusat Asuransi Jiwasraya Jakarta, Selasa (15/1). Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membawa kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya ke Kejaksaan Agung. 

TRIBUNPAPUA.COM - Partai Demokrat mendorong agar kasus dugaan korupsi di Jiwasraya diusut tuntas hingga menemukan dalang di balik kasus tersebut.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Didi Irawadi mengatakan, pihaknya meyakini jumlah orang yang terlibat dalam kasus itu lebih banyak dibanding lima orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung.

"Bongkar dan usut aliran dana sampai ke mana pun, bongkar dalang perampokan. Saya tidak yakin (tersangkanya) hanya lima orang," kata Didi dalam acara diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (19/1/2020).

Sebut Jiwasraya Sudah Sakit sejak Lama, Jokowi: Penyembuhannya Butuh Waktu

Mengenai proses pengawasan pengusutan kasus itu di DPR menggunakan panitia kerja, Didi tidak mempersoalkannya.

Pihaknya tidak terlalu ngotot agar lebih baik dibentuk panitia khusus dibanding panitia kerja.

Hanya saja, Demokrat lebih meminta agar yang diutamakan adalah proses penegakkan hukum dibandingkan proses politik di parlemen.

Demokrat juga meminta supaya Undang-Undang tentang Pencucian Uang dipakai dalam kasus ini.

Barang-barang Mewah dari Rumah Tersangka Kasus Jiwasraya Disita Kejagung, Diangkut dengan Kontainer

Hal tersebut agar uang nasabah yang hilang dapat dibayarkan kembali kepada mereka.

"Kemudian, meminta tanggung jawab terhadap kelalaian pengawas. Dalam hal ini adalah OJK dan lembaga terkait juga diperlukan," kata dia.

Terkait kasus Jiwasraya sendiri, penyidik Kejaksaan Agung telah menetapkan lima orang sebagai tersangka.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved