Jalan Lingkar Raja Ampat Sejauh 342 Km Segera Diselesaikan untuk Tunjang Wisata

Kementerian PUPR secara bertahap menyelesaikan pembangunan jalan lingkar Raja Ampat yang memiliki panjang keseluruhan 342 kilometer.

Jalan Lingkar Raja Ampat Sejauh 342 Km Segera Diselesaikan untuk Tunjang Wisata
(Kementerian PUPR)
Jalan yang dibangun di Raja Ampat, Provinsi Papua Barat 

TRIBUNPAPUA.COM - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara bertahap menyelesaikan pembangunan jalan lingkar Raja Ampat yang memiliki panjang keseluruhan 342 kilometer.

Dilansir dari setkab.go.id, jalur lingkar Raja Ampat terdiri dari terdiri dari 2 ruas, yakni ruas Lingkar Luar Raja Ampat sepanjang 314,39 km dan ruas Lingkar Waisai sepanjang 27,61 km

Dari total panjang 342 km, kondisi jalan lingkar Raja Ampat yang sudah teraspal mencapai 37,45 km, agregat sepanjang 97,75 km, dan sisanya 206,8 km belum terbuka.

Wacana TNI Garap Proyek Trans Papua di Nduga Dinilai Perburuk Konflik: OPM akan Terus Mengganggu

Pembangunan jalan lingkar Raja Ampat terkendala karena melintasi kawasan cagar alam sepanjang 113,6 km, tepatnya pada ruas Kabare-Kapadri-Wayai (93,6 km) dan ruas Wayai-Warsambin-Kabare (20 km).

Pada kurun waktu 2015-2018, Kementerian PUPR melakukan penanganan Lingkar Luar Raja Ampat sepanjang 112,9 km yang meliputi pekerjaan preservasi, pembangunan jalan, peningkatan struktur jalan serta pembangunan Jembatan Warsawai (10 meter) dan Jembatan Waimir (10 meter).

Sementara itu pada tahun 2019, Direktorat Jendreral Bina Marga telah menganggarkan dana Rp 183,1 miliar untuk penanganan ruas lingkar Raja Ampat.

Anggaran tersebut digunakan untuk pekerjaan preservasi jalan Waisai-Bandara Marinda sepanjang 6,15 km dan pemeliharaan rutin jembatan pada ruas tersebut.

Hingga Tahun 2019, 743 Km Jalan Trans Papua Barat Sudah Beraspal

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan ketersediaan infrastruktur jalan dengan kondisi mantap akan meningkatkan akselerasi pengembangan destinasi wisata setempat dan memudahkan wisatawan mencapai lokasi wisata.

“Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan wisata,” kata Menteri Basuki dilansir dari setkab.go.id.

Sebelumnya Kementerian PUPR telah memperbaiki Pelabuhan Waisai di Pulau Waigeo yang menjadi pintu masuk menuju destinasi wisata di Kabupaten Raja Ampat.

Selain itu juga dilakukan penataan pada kawasan wisata, salah satunya di Bukit Piaynemo dengan membangun anak tangga menuju puncak bukit, kios suvenir, gardu pandang, rest area, serta tambatan perahu apung dan perahu kayu.

Sudah Capai 97 Persen, Jalan Trans Papua Bakal Terkoneksi Tahun 2020

Di Bukit Piaynemo juga dibangun anak tanggal sebanyak 320 buah yang mempermudah wisatawan menuju puncak bukit dengan waktu tempu sekitar 20 menit.

Anggaran pembangunan anak tangan tersebut sebesar Rp 19.9 miliat yang bersumber dari APBN tahun 2018.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Tunjang Destinasi Wisata, Jalan Lingkar Raja Ampat Sejauh 342 Kilometer Segera Diselesaikan

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved