Breaking News:

Takut Dispekulasi, Susi Pudjiastuti Ungkap Alasan Mau Datang ke Kantor DPP PKS Bahas Natuna

Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019 mendatangi kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan menjadi pembicara bahas Perairan Natuna.

Editor: Roifah Dzatu Azmah
(KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYA)
Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019, Susi Pudjiastuti saat menghadiri diskusi soal Natuna di Jakarta, Senin (20/1/2020). 

TRIBUNPAPUA.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019 mendatangi kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan menjadi pembicara dalam "Ngopi Bareng" membahas Perairan Natuna.

Sebelum memulai topik soal Natuna, Susi bilang sempat berpikir banyak sebelum datang ke kantor DPP PKS.

Dia takut publik berspekulasi macam-macam tentang kedatangannya.

Edhy Prabowo Ambil Langkah Berbeda dengan Susi Pudjiastuti, Hibahkan 7 Kapal Asing ke Nelayan

"Tapi saya pikir saya adalah orang yang akan tetap mempunyai prinsip kepedulian akan lautan RI. Karena dari kecil saya hidup dari laut, saya besar mencari nafkah juga di laut. Kalau saya tidak ketemu air laut 1-3 minggu, itu badan sudah enggak enak," kata Susi di Jakarta, Senin (20/1/2020).

Susi menjelaskan, dia sudah berkomitmen melawan penangkapan ikan ilegal sebelum jadi menteri. Bahkan di tengah pembicaraan, Susi sempat menyentil politisi yang tidak peduli terhadap isu lingkungan.

"To continue sustaining, harus ada komitmen, terutama politisi. Kalau saya perhatiin selama pemerintahan 5 tahun, saya lihat politisi make most of the matter. Jadi kalau (pemerintahan) bad, that because politicians so bad. Kalau bagus, karena politisi ini sudah jadi negarawan yg peduli rakyat," ujar Susi.

Tak Ingin Ditafsirkan Macam-macam

Susi pun mengkritisi pejabat publik yang mengaitkan investasi dengan pelanggaran negara tetangga.

Misalnya, banyak yang mengklaim penenggelaman kapal akan mempersulit masuknya investasi. Begitu pun soal masalah di Natuna.

"Pemerintah Shina mengakui nelayannya tangkap ikannya di Natuna, sementara penjabat kita bilang klaim tidak ada kapal nelayan china di Natuna. Jadi ya bagaimana encourage politician to make kebenaran publik is matter," ungkap dia.

Bertemu Mahfud MD, Dubes China Ungkap Hal yang Dilakukan Nelayan yang Jelajahi Natuna

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved