Pakar Sebut Terdakwa Aktivis Papua Pakai Koteka saat Sidang Tak Langgar Hukum: Cuma Kurang Relevan

Guru Besar Hukum Pidana UII Yogyakarta mengatakan bahwa terdakwa aktivis Papua yang mengenakan koteka saat sidang tidak melanggar hukum.

Pakar Sebut Terdakwa Aktivis Papua Pakai Koteka saat Sidang Tak Langgar Hukum: Cuma Kurang Relevan
(KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVA)
Enam aktivis Papua jalani persidangan di PN Jakpus, Senin (6/1/2020). 

TRIBUNPAPUA.COM - Guru Besar Hukum Pidana Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta Mudzakir mengatakan bahwa terdakwa aktivis Papua yang mengenakan koteka saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tidak melanggar hukum.

"Kalau dilihat dari sisi baju adat sebenarnya enggak masalah," kata dia saat dihubungi Kompas.com, Senin (20/1/2020).

Hanya saja, lanjut Mudzakir, apa yang dilakukan aktivis Papua tersebut mungkin lebih relevan jika dilakukan di persidangan Pengadilan Negeri Papua.

Aktivis Papua Tetap Gunakan Koteka saat Hadiri Sidang, Meski sebelumnya Ditegur Hakim

"Kalau di Jakarta mungkin itu kurang relevan lah. Menyesuaikan di tempat yang dikenakan," jelas dia.

Mudzakir juga menjelaskan, Majelis Hakim bisa mengatur jalannya sidang tersebut dengan inabsensia atau tidak menghadirkan terdakwa yang sedang berkoteka.

"Jadi terdakwa bisa ditaruh di tempat berbeda, zaman sekarang bisa dilakukan dengan teknologi komunikasi," jelas dia.

Terdakwa aktivis yang mengenakan koteka, lanjut Mudzakir tidak melanggar hukum apa pun karena yang dikenakan merupakan bagian dari budaya Indonesia.

Larang Terdakwa Pakai Koteka di Sidang, PN Jakpus: Tak Ada Niat Diskriminatif

"Karena dalam hukum pun dikatakan, ketika itu adalah bagian dari budaya, itu tidak termasuk tindak pidana asusila dan pornografi" kata dia.

Adapun sebelumnya, enam aktivis Papua kembali menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (20/1/2020).

Agenda persidangan kali ini adalah tanggapan Jaksa Penuntut Umum, P Permana terkait eksepsi atau nota pembelaan yang kala itu dibacakan oleh kuasa hukum aktivis Papua ini.

Pantauan Kompas.com pada 14.25 WIB, tampak enam aktivis Papua menghadiri ruang sidang Kusumaadmaja 3.

Kenakan Koteka saat Sidang, Aktivis Papua Ditegur Hakim PN Jakarta Pusat

Dua orang di antara enam orang aktivis ini tampak tetap mengenakan koteka meski sempat ditegur majelis hakim pada pekan lalu.

Adapun yang kala itu mengenakan pakaian koteka adalah Anes Tabuni dan Ambrosius Mulait.

(Kompas.com/Singgih Wiryono)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Terdakwa Kenakan Koteka dalam Ruang Sidang, Pakar Sebut Tak Langgar Hukum 

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved