Papua dan Papua Barat Jadi Daerah Rawan saat Pilkada, Mendagri: Karena Sistem Noken dan KKB

Mendagri Tito Karnavian mengatakan, Provinsi Papua dan Papua Barat selama ini menjadi daerah yang rawan saat pelaksanaan Pemilu dan Pilkada.

Papua dan Papua Barat Jadi Daerah Rawan saat Pilkada, Mendagri: Karena Sistem Noken dan KKB
Rizal Bomantama/Tribunnews.com
Mendagri Jenderal (Purn) Pol Tito Karnavian ditemui di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, Provinsi Papua dan Papua Barat selama ini menjadi daerah yang rawan saat pelaksanaan Pemilu dan Pilkada.

Kerawanan di Papua, kata dia, salah satunya disebabkan karena penggunaan sistem noken di beberapa wilayah.

Sistem ini mengatur bahwa suara kepala suku di suatu wilayah mewakili suara seluruh anggota suku.

Artinya, pemilih tidak menggunakan hak suaranya secara langsung.

Pilkada Papua dan Papua Barat Disebut Rawan Konflik, Bawaslu akan Beri Perhatian Khusus

"Ada dua kerawanan yang kita awasi, pertama, potensi konflik terutama karena masalah sistem noken yang ada di pegunungan-pegunungan, masalah jumlah pemilih dan lain-lain," kata Tito saat ditemui di Gedung Komisi Pemilihan Umum, Jakarta Pusat, Kamis (23/1/2020).

Untuk mengatasi potensi konflik tersebut, kata Tito, pihaknya akan berupaya melakukan mediasi dengan pihak-pihak terkait.

Selain itu, Kemendagri juga terus melakukan pencatatan administrasi kependudukan, dengan memberlakukan KTP elektronik (e-KTP) dan sensus penduduk.

Hal ini untuk meminimalisasi timbulnya persoalan jumlah pemilih.

Papua Jadi Wilayah yang Disebut Panglima TNI Paling Rawan Konflik di Pilkada 2020

Persoalan kedua, lanjut Tito, ialah potensi gangguan keamanan dari kelompok bersenjata.

Hal ini akan diatasi dengan memperkuat kegiatan intelijen, operasi-operasi penegakan hukum keamanan, dan pendekatan pada kelompok-kelompok tersebut.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved