Cerita Remaja di Samarinda 8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Dipukul Pakai Piring hingga Gagang Sapu

RM (16), seorang remaja di Samarinda, Kalimantan Timur mengaku hanya bisa pasrah saat mendapat siksaan oleh ibu kandungnya sendiri.

(KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATON)
RM (jaket putih) didampingi Koordinator Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (TRCPA) Kaltim, Rina Zainun saat ditemui Kompas.com di sebuah warung makan di Samarinda, Jumat (24/1/2020). 

Tapi akhirnya ia mengurungkan niatnya.

Mengetahui kondisi RM, Koordinator Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (TRCPA) Kaltim, Rina Zainun mengaku akan melakukan pendampingan.

Untuk menghentikan kekerasan itu, Rina akan menemui ibu kandungnya.

Bocah 13 Tahun Lari Ketakutan Tanpa Baju, Kabur seusai Disekap di Kandang Ayam oleh Orang Tuanya

Dengan harapan mengetahui duduk perkara yang sebenarnya.

"Nanti kami mau ketemu ibu dari para korban ini dulu. Baru kami bisa sampaikan hasilnya," kata

(Kompas.com/Kontributor Samarinda, Zakarias Demon Daton)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved