Polemik Jiwasraya, Ketua MPR Bamsoet: Kita Hindari Pembentukan Pansus untuk Kurangi Kegaduhan

Ktua MPR Bambang Soesatyo, mengatakan, pembentukan panitia khusus (pansus) untuk membantu penegak hukum dalam menyelesaikan dugaan korupsi Jiwasraya.

(KOMPAS.com/Ihsanuddin)
Ketua MPR Bambang Soesatyo 

Berawal dari Komisi VI lebih dulu membentuk Panja tersebut, lalu disusul oleh Komisi XI.

Ada kemungkinan Komisi III juga membentuk Panja Jiwasraya.

Akui Dapat Ancaman setelah Ada Kasus Jiwasraya dan Asabri, Erick Thohir: Jadi Makanan Sehari-hari

Meskipun ada satu fraksi yang ngotot dibentuknya panitia khusus (Pansus), tetapi hampir semua fraksi sepakat untuk membentuk panja saja.

Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menyebut, tidak akan ada yang berbenturan dalam pelaksanaan tugas Panja Jiwasraya Komisi VI meski beberapa komisi di DPR juga membentuk hal serupa.

"Panja ini sesuai dengan mitra, lingkup komisi. Tentu tidak akan tumpang tindih. Tentu akan ada rapat-rapat gabungan, mensinergikan rapat-rapat Panja," katanya ditemui di Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Andre menyebutkan, panja yang dibentuk pasti akan menyesuaikan dengan tema yang akan dibahas sesuai dengan bidang Komisi DPR masing-masing.

Bantah Aliran Uang Jiwasraya Masuk ke Dana Kampanye Pilpres, Wapres Maruf Amin: Isu Gorengan Itu

Bahkan, ucapnya, panja antar-komisi tersebut bisa saling bersinergi.

Misalnya, saat mengundang penegak hukum, Panja Komisi VI bisa besinergi dengan Panja Komisi III.

Begitupun saat memanggil BPK, OJK atau PPATK.

Panja Komisi VI bisa rapat bersama Panja Komisi XI.

Halaman
123
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved