Wisatawan Temukan Bayi Laki-laki Masih Utuh dengan Ari-ari, Tersapu Gelombang saat Ombak Pasang

Sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan wisatawan yang berenang di perbatasan Pantai Ngandong dan Pantai Sadranan, Gunungkidul, Yogyakarta.

(Dokumen Tim SAR Satlinmas)
Tim SAR dan Kepolisian Mendatangi lokasi Penemuan bayi di Pantai Gunungkidul Sabtu (25/1/2020) 

TRIBUNPAPUA.COM - Sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan wisatawan yang berenang di perbatasan Pantai Ngandong dan Pantai Sadranan, Padukuhan Pule Gundes, Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Gunungkidul, Yogyakarta, Sabtu (25/01/2020) pagi.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto membenarkan penemuan tersebut.

Ia mengatakan, awalnya ada empat orang wisatawan asal Sidoarjo, Jawa Timur yang asyik berenang di sekitar Pantai.

Mereka adalah Hafid Salahudin, Anwar Efendi, Robi Dwi dan Muhammad Wahyu, sekitar pukul 05.30 WIB.

Paman Selingkuh dengan Keponakan, Bayi Mereka Dibuang agar Hubungan Gelap Tak Terungkap

Saat ombak pasang sekitar pukul 06.15 WIB mereka menepi.

Seorang dari mereka melihat sesosok bayi yang tersapu gelombang.

"Orok bayi masih utuh bersama ari-arinya," kata Suris saat dihubungi wartawan melalui telepon Sabtu.

Mereka lantas menghubungi TIM SAR satlinmas yang ada, dan melakukan evakuasi terhadap bayi tersebut.

Tim SAR lalu menghubungi pihak kepolisian terkait penemuan orok tersebut.

Ibu di Pasuruan Jadikan Bayinya Jaminan Utang Rp 2 Juta, Mengarang Cerita Anaknya Diculik

Kapolsek Tepus, AKP Mustaqim mengatakan, setelah memperoleh laporan pihaknya mendatangi lokasi ditemukan orok bayi laki-laki tersebut.

Diketahui bayi laki-laki tersebut masih terdapat tali pusar.

"Panjang sekitar 28 centimeter, saat ini dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi," kata Kapolsek.

Pihak kepolisian masih menyelidiki siapa orang tua bayi malang itu. 

(Kompas.com/Kontributor Yogyakarta, Markus Yuwono)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Berenang di Pantai, Wisatawan Temukan Bayi Laki-laki Masih Utuh dengan Ari-ari

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved