Puluhan Hewan Peliharaan Warga di Mimika Papua Mati Mendadak, Ada Indikasi Diracun

Puluhan hewan peliharaan milik warga di Mimika, Papua, ditemukan mati mendadak, Jumat (31/1/2020) pagi.

Puluhan Hewan Peliharaan Warga di Mimika Papua Mati Mendadak, Ada Indikasi Diracun
DOK. POLSEK KUALA KENCANA via KOMPAS.COM
Warga meletakan hewan peliharaannya yang mati mendadak di tengah jalan, saat memblokade jalan, Jumat (31/1/2020). 

TRIBUNPAPUA.COM - Puluhan hewan peliharaan milik warga di Mimika, Papua, ditemukan mati mendadak, Jumat (31/1/2020) pagi.

Kematian anjing dan kucing itu membuat warga sekitar Kampung Limau Asri-SP 5, Distrik Iwaka, memblokade ruas jalan sembari menumpuk hewan peliharaan mereka yang mati.

Aksi ini tidak berlangsung lama setelah pihak kepolisian bernegosiasi dengan warga.

Warga berharap, polisi dapat melakukan patroli rutin di wilayah tersebut, karena kuat dugaan hewan peliharan itu mati karena diracun.

60 Peluru Aktif Ditemukan Petugas Sampah di TPA Mimika Papua, Polisi Gelar Olah TKP

Kapolsek Kuala Kencana Iptu Y Harikatang mengatakan, kasus kematian hewan ini tidak hanya terjadi di Limau Asri, tetapi juga di Kelurahan Karang Senang-SP 3 dan Kelurahan Timika Jaya-SP 2.

Ada indikasi hewan tersebut sengaja diracun oleh oknum tertentu sejak Kamis (30/1/2020) malam.

Namun, setelah hewan itu mati, tidak diambil pelaku, justru tinggalkan begitu saja.

"Atau mungkin waktu mereka potas belum mati, sehingga mereka tidak sempat bawa," kata Harikatang, saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Kronologi Baku Tembak antara Brimob dan KKB di Mimika Papua saat Malam Pergantian Tahun

Polisi kini masih menyelidiki kematian hewan peliharaan warga ini.

"Kami masih selidiki," kata Harikatang.

(Kompas.com/Kontributor Kompas TV Timika, Irsul Panca Aditra)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Di Mimika, Puluhan Hewan Peliharaan Warga Mati Mendadak

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved