Polisi Temukan Ladang Ganja Seluas 1 Hektare di Keroom Papua, Ada di Perbatasan Indonesia dan PNG

Aparat Polres Keerom berhasil menemukan sebuah ladang ganja berukuran 1 hektar di Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua, Sabtu (1/2/2020).

Polisi Temukan Ladang Ganja Seluas 1 Hektare di Keroom Papua, Ada di Perbatasan Indonesia dan PNG
(Dok Humas Polda Papua)
Aparat kepolisian dari Polres Keerom menemukan ladang ganja seluas 1 hektare di Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua, Sabtu (1/02/2020) 

TRIBUNPAPUA.COM - Aparat Polres Keerom berhasil menemukan sebuah ladang ganja berukuran 1 hektar di Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua, Sabtu (1/2/2020).

Wilayah tersebut merupakan perbatasan antara Indonesia dengan Papua Nugini (PNG).

"Bertempat di Dusun Kali Lapar 1, Kampung Kali Mo, Distrik Waris, telah dilaksanakan pembongkaran ladang ganja, lebih kurang seluas 1 hektare, serta mengamankan pemilik lahan," ujar Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes AM Kamal melalui keterangan tertulis, Minggu (2/2/2020).

Proses penemuan ladang ganja tersebut dipimpin langsung Kapolres Keerom AKBP Baktiar Joko Mujiono, dengan melibatkan 65 personel gabungan satuan fungsi Polres Keerom.

Empat Jam Menyisir Tengah Hutan di Mimika, Polisi Temukan Enam Pabrik Miras yang Beroperasi

Kamal menyebut, ladang ganja tersebut milik Laurens Swo (48 Tahun).

Ia sehari-hari bekerja sebagai petani yang tempat tinggalnya tidak jauh di dekat ladang ganja tersebut.

Sebanyak 56 batang pohon ganja terdiri dari berbagai jenis ukuran.

Beberapa di antaranya, 10 batang pohon ganja dengan ukuran 3 meter.

Kemudian, 7 batang pohon ganja dengan ukuran panjang 2 meter dan 8 batang pohon ganja dengan ukuran 1,5 meter.

Sepanjang Berkarir, Briptu Ilham Ungkap Tugas Terberat ke Hutan Ganja dan Jatuh ke Jurang 10 Meter

Selain itu, polisi mengamankan 1 unit parang, 1 unit senapan angin, 5 buah anak panah dan 1 buah busur.

"Personel langsung melakukan pembongkaran ladang dengan mencabut pohon ganja tersebut. Selanjutnya barang bukti dan tersangka diamankan ke Mapolres Keerom bersama pemilik ladang untuk proses hukum lebih lanjut," tutur Kamal.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 111 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Para pelaku diancam pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 8 miliar.

(Kompas.com/Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Polisi Temukan Ladang Ganja di Perbatasan Indonesia dan Papua Nugini

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved