Kerusuhan di Papua

Wamen PUPR Beberkan Sejumlah Kendala dalam Proses Pemulihan Wamena Pasca-Kerusuhan

Wamen PUPR Jhon Wempi Wetipo meninjau proses pemulihan Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Jumat (7/2/2020).

Wamen PUPR Beberkan Sejumlah Kendala dalam Proses Pemulihan Wamena Pasca-Kerusuhan
(KOMPAS.com/DHIAS SUWANDI)
Proses pembangunan ruko yang terdampak kerusuhan di Wamena, Jumat (7/2/2020). 

TRIBUNPAPUA.COM - Wakil Menteri (Wamen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jhon Wempi Wetipo meninjau proses pemulihan Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Jumat (7/2/2020).

Wetipo yang didampingi Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Papua Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Cornelis Sagrim dan Kasatker Pelaksana Jalan Nasional Wilayah IV Provinsi Papua (Jayawijaya) Togap Hariyanto Manik, meninjau beberapa titik pembangunan yang sebelumnya hangus terbakar saat kerusuhan terjadi pada 23 September 2019.

Lokasi yang dikunjungi adalah, Pasar Wouma, Jalan Pikhe dan STISIP Yapis.

Wamen PUPR Pastikan Proses Rekonstruksi Bangunan di Wamena akan Libatkan Kontraktor Lokal

Meski progres pembangunan mulai berjalan, namun dalam pelaksanaannya ada beberapa hal yang menjadi kendala, di antaranya sulitnya mencari lokasi untuk menampung puing-puing bangunan dan kendaraan, hingga kurangnya permodalan pengusaha lokal yang melakukan pembangunan.

"Tidak mungkin ada puing lalu masukan bahan bangunan. Kami harapkan ini cepat selesai, tadi kami minta bantuan teman-teman Gapensi untuk mencari lokasi guna menampung puing-puing kendaraan dan bangunan," kata Wetipo.

Untuk mengatasi masalah tersebut, ia meminta Pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk membantu mencarikan solusi agar proses pembangunan bisa dikerjakan.

Kunjungi Wamena, Panglima TNI Minta Pasukannya Kedepankan Tindakan Persuasif untuk Rebut Hati Warga

"Saya berharap dukungan dari pemerintah daerah, mari kita bersinergi karena kita mau pulihkan ekonomi secara bersama-sama, supaya kita kembalikan Wamena seperti yang dulu," kata Wetipo.

Sementara, untuk permodalan bagi pengusaha lokal, ia menyebut telah ada solusi yang memudahkan para kontraktor.

Menurut dia, mereka telah dimudahkan untuk mendapat bahan bangunan.

Hanya saja, ia menilai ada hal lain yang memerlukan biaya sehingga para pengusaha lokal kesulitan untuk memulai pekerjaan.

Halaman
123
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved