Breaking News:

Mardani Ali Sera Sebut Alasan Dirinya Anggap WNI Eks ISIS sebagai Korban: Negara Harus Hadir

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menganggap WNI eks ISIS yang ingin dipulangkan ke Indonesia sebagai korban.

(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera saat ditemui di media center pasangan Prabowo-Sandiaga, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2019). 

"Apa sih sebenarnya kekhawatirannya, preseden citra Indonesia jika kita kita menerima atau juga menolak?" tanya Chacha.

"Kalau menerima, kita bagai negara sarang teroris, tapi kalau tidak menerima ini mantan warga negara kita jadi stateless," sambungnya.

Mardani pun langsung menghubungkan dilema pemerintah itu dengan pemulangan WNI dari Wuhan yang mana sangat ia apresiasi.

Pemulangan WNI dari Wuhan memang menimbulkan pro dan kontra.

Kontra utamanya berasal dari warga Kabupaten Natuna yang wilayahnya dijadikan tempat karantina.

Namun pemerintah dianggap berhasil menyelesaikan masalah itu hingga WNI dari Wuhan bisa dipulangkan dan menjalani observasi di Natuna.

"Kemarin ada sedikit cerita saudara kita di Natuna protes terhadap teman-teman yang pulang bawa dalam tanda kutip dari Wuhan," jawab Mardani.

"Padahal pemerintah negara dalam hal ini hadir, saya apresiasi sekali," imbuhnya.

Fakta soal Penggerebekan PSK di Padang, Ada Nama Andre Rosiade di Kuitansi Pemesan

Mardani beranggapan harusnya pemerintah bisa memberi perlakuan yang sama dengan memperjuangkan pemulangan WNI eks ISIS.

Bahkan ia meyakini jika pemerintah berhasil memulangkan WNI eks ISIS, maka derajat peradaban masyarakat bisa terangkat.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved